Cara Membuat Slime

cara membuat slime

cara membuat slime – Jika Moms dan Dads kerap menemani anak-anak melihat video di jagat maya, besar mungkin menemukan video mengenai slime, mainan yang bentuknya bukan cairan terhitung bukan benda padat. Pastinya, slime bakal menarik perhatian Si Kecil dan membuatnya terlalu penasaran.

Selama pandemi dan karantina di rumah, aktivitas membawa dampak slime terlalu tepat dijalankan agar buah hati tidak bosan.

Cara Membuat Slime

Manfaat Bermain Slime

Slime adalah salah satu mainan edukasi untuk anak yang memperkenalkan komitmen dasar unsur kimia dan fisika. Secara ringkas, Slime merupakan cairan Non-Newtonian, yang berupa tidak tentu dan mengikuti wadah.

Slime disukai anak-anak, terhitung pula orang dewasa, gara-gara bisa diremas dan ditarik-tarik. Mainan ini bisa melatih sensori Si Kecil, Moms.

Menurut dokter anak di Amerika Serikat Nicole Baumann-Blackmore, MD, slime bisa mengajarkan Si Kecil bentuk materi yang berbeda-beda. Mainan ini terhitung bisa perlihatkan reaksi zat-zat kimia dan bahkan mengajarkan keterampilan matematika. Selain itu, kala asyik bermain slime, Si Kecil kebanyakan bakal bersikap tenang.

Slime bisa diangkat layaknya benda padat, tetapi tidak meleleh dan mengalir layaknya benda cair. Cara membawa dampak slime yang paling kerap ditemukan kebanyakan melibatkan boraks.

Namun, alangkah lebih baiknya bila Moms dan Dads bisa menggunakan bahan-bahan yang lebih aman digunakan terlebih untuk Si Kecil.

Kandungan Boraks dalam Slime

Banyak resep slime menggunakan sodium borat alias boraks. Iya, boraks yang dulu sempat mengakibatkan kehebohan gara-gara digunakan sebagai campuran bakso dan mi agar lebih awet dan kenyal.

Boraks memiliki banyak kegunaan, baik sebagai zat pembersih di dalam deterjen, insektisida, hingga bahan untuk memadamkan api. Namun, zat ini bisa meningkatkan risiko kanker hati serta berbahaya bagi kesuburan dan kehamilan jika terhirup atau tertelan, terlebih jika digunakan di dalam jangka panjang.

Bagaimanapun, dr. Baumann-Blackmore menegaskan bahwa risiko kebugaran akibat boraks rendah selama tidak dikonsumsi. “Tidak ada risiko kebugaran yang nyata jika anak-anak sekadar bermain dengan slime. Mainan tersebut punya kandungan sedikit boraks agar tidak hingga membawa dampak kerusakan di kulit,” tahu dia.

Namun, ia mengakui kalau slime berbahaya jika tertelan. Jadi, dr. Baumann-Blackmore menganjurkan Moms mengawasi betul-betul anak yang masih terlalu kecil dikala bermain dengan slime.

Cara Membuat Slime Tanpa Boraks

Ada lebih dari satu cara membuat slime tanpa boraks, ini di antaranya:

1. Slime Tepung Jagung

Inilah cara membuat slime yang terlalu sederhana dan bisa dimodifikasi nantinya. Teksturnya cenderung fluffy, punya kandungan hawa dan layaknya adonan. Bahan yang digunakan terhitung aman jika tertelan.

Cara membuat:

Siapkan 140 gram (2 cup) tepung jagung di mangkuk. Sisihkan.
Hangatkan 250 ml (1 cup) air. Jangan hingga terlalu panas, ya, Moms, gara-gara bakal digunakan untuk mengulen.
Tuangkan air hangat ke mangkuk tersendiri. Tambahkan pewarna makanan jika suka. Pastikan warnanya lebih pekat berasal dari yang diharapkan, ya, Moms. Sebab, sehabis dicampur tepung jagung, warnanya bakal agak memudar. Aduk rata bersama dengan sendok.
Tuangkan air berwarna ke mangkuk memuat tepung jagung. Uleni hingga campuran menjadi pasta kental.

Jika campuran terlalu encer, tambahkan tepung jagung. Namun, jika campuran terlalu kental, tuangkan sedikit air hangat.

2. Baking Soda Slime

Cara membuat slime yang satu ini menghasilkan slime dengan kedisiplinan mulur, layaknya menggunakan boraks. Namun, teksturnya berbutir-butir layaknya pasir.

Cara membuat:

Tuangkan 1 cup lem ke mangkuk.
Tambahkan 1 sendok makan baking soda. Tambahkan terhitung pewarna makanan dan glitter jika suka. Aduk rata.
Tambahkan 1 sendok makan cairan lensa kontak. Aduk rata. Campuran bakal mulai mengeras dan berserabut.
Tambahkan cairan lensa kontak sedikit demi sedikit jika harus hingga Moms meraih tekstur slime yang pas.
Jika slime agak basah, Moms bisa menguleninya lebih dari satu menit untuk membuatnya mengeras.

Moms bisa menyembunyikan benda kecil (misalnya figur binatang) ke dalam slime dan menghendaki Si Kecil menemukannya. Atau, bisa terhitung bermain “masak-masakan” bersama dengan memperlakukan slime seperti adonan.

3. Pudding Slime

Cara membuat slime yang satu ini hanya perlu 3 bahan dan terlalu enteng dipraktikkan, Moms.

Bahan-bahan:

Bubuk puding instan (32 gram)
Corn starch atau pati jagung (128 gram)
Air hangat (80 ml)

Cara Membuat:

Campurkan setengah bagian corn starch, bubuk puding instan, dan air hangat pada mangkuk lantas aduk rata.
Tambahkan sedikit demi sedikit sisa setengah corn starch sebelumnya sambil diaduk rata.
Saat adonan mulai menggumpal, menggunakan tangan untuk meremas adonan hingga raih tekstur yang kenyal dan diinginkan.
Jika adonan slime terlalu lengket, Moms dan Dads bisa menambahkan ekstra corn starch.

Baca Juga: Ketahui 8 Tips Mengasuh Anak di Tengah Pandemi COVID-19

4. Marshmallow Slime

Sesuai namanya, slime ini dibikin bersama dengan menggunakan marshmallow sebagai bahan utama.

Slime ini terhitung aman bila tak sengaja tertelan, menjadi cocok untuk anak-anak yang masih suka memasukkan jari ke mulut. Bahannya enteng ditemukan terhitung di supermarket, lho.

Bahan-bahan:

Sebungkus marshmallow
Minyak kelapa atau minyak sayur (60-80 ml)
Gula bubuk (65 gram)
Glitter atau sprinkles warna-warni penghias kue

Cara Membuat:

Lelehkan marshmallow di kompor atau microwave selama 30 detik. Jika udah leleh, aduk-aduk.
Tambahkan gula dan minyak lantas aduk rata, biarkan mendingin.
Setelah aman dipegang, lapisi tangan Moms dan Dads bersama dengan sedikit minyak, lantas remas-remas adonan hingga raih kekenyalan yang diinginkan.
Jika adonan terlalu lengket, Moms bisa tambahkan lagi minyaknya sedikit demi sedikit.
5. Slime Pasir Isap

Slime jenis ini terlalu cocok mengajarkan anak-anak tentang pasir isap yang meski jarang ditemukan di alam, tetapi terlalu berbahaya. Cara membuat slime ini terhitung perlu bahan-bahan sederhana.

Bahan-bahan:

Air dan corn starch (pati jagung) bersama dengan perbandingan jumlah 1:2

Cara Membuat:

Campurkan air bersama dengan bubuk pati jagung
Sebagai contoh, jika Moms dan Dads menggunakan 100 gram pati jagung, maka memadai menggunakan 50 gram air untuk melarutkannya.

Dengan jenis slime ini, anak-anak bisa studi bahwa ada benda yang mulai padat bila dipukul atau dikala tangan bergerak cepat, tetapi bakal melembut dan meleleh dikala tangan diam di atasnya atau dikala bergerak perlahan. Sangat mendidik ya, Moms?

6. Slime Elastis bersama dengan Lem

Kalau Moms dan Dads ada problem melacak bahan-bahan, mungkin cara membuat slime yang ini cocok untuk dibikin bersama dengan Si Kecil.

Hanya harus 3 bahan yang enteng didapat dan pewarna makanan kalau ingin membuatnya lebih menarik.

Bahan-bahan:

Lem putih non-toxic dan enteng dicuci (contoh: Elmer’s)
Baking soda
Larutan saline (bisa dibeli di apotek)

Cara Membuat:

Campurkan 1/4 sendok teh baking soda dengan sebotol lem putih
Tambahkan pewarna makanan jika mau
Aduk perlahan sambil meneteskan larutan saline sedikit demi sedikit
Setelah menggumpal, remas-remas adonan bersama dengan tangan untuk membawa dampak slime lebih kenyal dan elastis cocok keinginan

Beberapa hal yang harus Moms ingat sebelum saat bermain slime:

Beri alas plastik agar slime tidak lengket ke lantai atau meja
Selesai bermain, segera bersihkan sisa slime yang melekat di beragam benda karena slime akan susah dibersihkan jika udah mengering
Simpan slime di di dalam wadah kedap hawa di suhu ruang.

Nah, sekarang sehabis tahu cara membuat slime di rumah, Moms dan Dads bisa bereksperimen bersama dengan Si Kecil hingga puas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *