Contoh Majas Antitesis

contoh majas antitesis

contoh majas antitesis – Ketika tetap duduk di bangku sekolah, Anda tentu telah dulu mendapatkan pelajaran berkenaan karya sastra seperti puisi dan cerpen.

Di dalam puisi selanjutnya sering kadang Anda tidak memahami bahwa puisi yang dicermati bersama dengan kata-kata yang indah dan menyentuh hati punya beragam model majas.

Oleh dikarenakan itu, penting untuk kami memahami apa itu majas, jenis-jenis majas dan juga contohnya untuk sanggup diimplementasikan dalam sebuah karya sastra yang dapat dibuat.

Penggunaan majas dalam karya sastra punya beragam fungsi yakni sebagai:

Memberikan nilai keindahan terhadap bhs yang mempercantik lapisan kalimat,
Menambah kejelasan dan arti yang dambakan disampaikan pengarang kepada pembaca, dan
Membuat pembaca berimajinasi berasal dari puisi yang dibuat.

Pengertian majas menurut KBBI adalah langkah melukiskan sesuatu bersama dengan jalan menyamakannya bersama dengan sesuatu yang lain.

Maksudnya adalah dalam mengatakan apa yang disampaikan penulis bersama dengan mengfungsikan gaya bhs baik tulisan maupun lisan bersama dengan perumpaan, mengfungsikan kata lain atau kiasan supaya menimbulkan kesan bagi pembaca.

Majas secara umum, sanggup dikelompokkan jadi 5 yaitu:

majas sindiran,
majas penegasan,
majas pertautan,
majas pertentangan, dan
majas perbandingan

Masing-masing group selanjutnya jikalau dijabarkan lagi punya beberapa model majas didalamnya.

Jika terhadap kesempatan lain kami dulu mengkaji berkenaan majas personifikasi, metafora, dan sarkasme, kali ini kami dapat mengkaji tidak benar satu bagian berasal dari group majas pertentangan yaitu majas antitesis.

Pengertian Majas Antitesis

Pengertian majas antitesis sanggup dicermati berdasarkan kata dasarnya yakni “anti”.

Kata selanjutnya sering Anda jumpai menempel terhadap sebuah kata lainnya, contohnya saja antisosial, anti aging, anti mainstream dsb.

Kata “anti” punya pengertian berlawanan, sedangkan “tesis” adalah sebuah pengakuan bersama dengan didukung argumen dalam suatu karya, supaya berasal dari sini kami sanggup memahami arti majas antitesis.

Majas antitesis adalah majas yang mengfungsikan paduan kata bersama dengan memperbandingkan dua kata yang berlawanan dalam suatu pernyataan.

Majas ini masuk dalam kategori majas pertentangan. Jenis majas pertentangan selain berasal dari majas antitesis yakni majas paradoks, litotes, oksimoron, kontradiksi, dan anakronisme.

BACA :  Contoh Majas Simile dan Penjelasannya
Perbedaan Majas Antitesis bersama dengan Majas Paradoks

Majas antitesis sering disalahartikan bersama dengan majas paradoks dikarenakan punya bentuk umpama kalimatnya yang hampir sama, tapi sebenarnya jauh berbeda.

Perbedaan mendasar berasal dari majas antitesis bersama dengan majas pertentangan yang dalam hal ini yakni majas paradoks adalah jikalau majas antitesis merupakan lawan kata atau pertentangan berasal dari objek yang sama, sedangkan terhadap majas paradoks seolah-olah memiliki kandungan pertentangan tapi kenyataannya tidak dikarenakan objeknya berbeda.

Contoh majas antitesis dan paradoks yaitu:

“Kuat lemahnya fisik seseorang, tergantung terhitung terhadap kebugaran mental”
“Jangan jadi orang yang kaya harta, tapi miskin ilmu”

Dari umpama majas paradoks di atas, sanggup Anda melihat perbedaan bersama dengan majas antitesis.

Pada umpama (2) merupakan umpama majas paradoks di mana terdapat dua objek, objek pertama yakni “harta” sedangkan objek kedua yakni “ilmu” walau bertentangan kata (kaya harta tapi miskin ilmu) tapi tetap tidak serupa objek, supaya bukan majas antitesis.

Ciri lain perbedaan majas ini bersama dengan majas antitesis lainnya yakni majas paradoks bertentangan bersama dengan fakta yang ada.

Pada umpama di atas terjadi pertentangan bersama dengan fakta dikarenakan orang yang kaya terhadap biasanya punya ilmu tapi tambah berkebalikan (miskin ilmu).

Contoh majas antitesis yakni terhadap umpama (1), majas ini bertentangan atau berkebalikan bersama dengan kata sebelummya yakni “kuat”.

37+ Contoh Majas Antitesis Terbaru

Untuk lebih memahami majas antitesis dan perbedaannya bersama dengan majas paradoks tadi, selanjutnya adalah umpama majas antitesis lain yang sanggup ditemukan dalam karya tulis.

Selalu ibu nasehati hidup dan mati mu di tangan Tuhan
Belajar tidak melihat usia tua muda dapat melakukannya
Di akhirat nanti miskin kaya tidak tersedia beda, yang membedakan adalah amal perbuatan
Kepada bapak ibu yang kami hormati dimohon untuk menempati bangku yang telah disediakan
Seorang papa banting tulang berasal dari pagi sampai sore untuk menghidupi anak istri
Jatuh bangun aku studi untuk ujian sekolah
Mahasiswa itu naik turun tangga dikarenakan kelasnya berada di lantai atas
Baik buruknya manusia bukan dicermati berasal dari perawakannya
Istri pak Andi amat setia, susah senang ia tetap jalani bersama dengan tanpa mengeluh
Benar salah perbuatannya, tidak dia gubris untuk mewujudkan keinginan
Besar kecilnya kesalahan yang diperbuat, kami harus menghendaki maaf
Banyak suka duka ia kisahkan sementara berada di perantauan
Pepatah lama mengatakan, bersih kotornya rumah sanggup dicermati berasal dari kebersihan kamar mandinya
Kuat lemahnya iman sanggup dicermati berasal dari akhlak seseorang
Rendah tingginya pangkat seseorang tidak membetulkan untuk berbuat sewenang-wenang
Dalam menjalankan bisnis, harus terdapatnya perhitungan untung rugi untuk menganalisis resiko
Hitam putih kehidupan telah kulalui sampai menggapai kesuksesan
Banyak sedikitnya hasil yang kami peroleh berasal berasal dari usaha yang dilaksanakan selama ini
Tajam tumpulnya mental seseorang dicermati berasal dari keterampilan softskill dan langkah berpikir seseorang hadapi problem yang ada
Saat studi bernyanyi diharuskan untuk mengetahui panjang pendeknya nada
Lapang sempitnya hati sanggup muncul berasal dari sifatnya dalam hadapi cobaan
Sepintar-pintarnya menyembunyikan rahasia, cepat lambat akan ketahuan juga
Kualitas pendidikan seseorang tidak dicermati dari tebal tipisnya karya tulis ilmiah yang dia kerjakan
Kecantikan tidak dinilai dari kurus gemuknya badan, tapi berasal dari hatinya
Kini, Ani jadi orang sukses sehabis mengalami pahit manisnya kehidupan
Siang malam adik studi untuk hadapi ujian akhir sekolah minggu depan
Ani buru-buru pulang pergi dari Surabaya ke Malang hanya untuk mencukupi ujian wawancara pekerjaan
Suami istri itu amat serasi sampai memasuki usia senja
Dini tetap memberi tambahan lotion di pagi hari dikarenakan memperhatikan halus kasarnya kulit
Santi tidak peduli mahal murahnya harga tas yang dia membeli dikarenakan ia lebih mementingkan mutu dibandingkan harga
Setiap respon yang diberikan murid, guru tidak memandang salah benarnya namun keberaniannya mengutarakan pendapat.
Transaksi jual beli saat ini tidak hanya tersedia di pasar dan toko-toko tapi terhitung sanggup ditemukan lewat online shop
Sehat tidaknya tubuh kami tergantung berasal dari asupan makanan dan olahraga yang teratur
Kecantikan harus dinilai luar dalam tidak hanya berasal dari parasnya tapi terhitung hatinya
Jika berkenalan semestinya tidak mementingkan pintar bodohnya seseorang
Teknologi sekarang sudang amat canggih, jujur bohongnya seseorang sanggup diketahui lewat lie detector
Kakek nenek yang tinggal di sebelah rumahku rubah ke lingkungan pedesaan
BACA :  Contoh Majas Antiklimaks; Pengertian, Penjelasan, dan Perbedaannya
Contoh Majas Antitesis Dalam Puisi

Selain contoh-contoh majas antitesis yang disandingkan dalam kalimat, terdapat pula pemanfaatan majas yang tentu wajar ditemukan dalam puisi.

Seorang penulis biasanya mengfungsikan banyak model majas untuk mengakibatkan puisi selanjutnya jadi lebih berkesan dan hidup.

Majas antitesis adalah tidak benar satu majas yang sanggup diimplementasikan dalam puisi. Berikut adalah umpama majas antitesis dalam puisi berjudul Buah Perjuangan.

Majas antitesis sanggup dicermati pada tulisan yang bercetak miring.

Buah Perjuangan

Langkah kakiku tetap tertahan di tempat yang sama

Siang malam terbayang tuk menerka jaman depanku

Lembaran hitam putih selalu menghantuiku

Mengais ilmu selama langkahku walau penuh suka duka

 

Oh ilmu…

Selalu kupinta dirimu terhadap Yang Sejati Pemilik Ilmu

Keluarkanlah tangan perkasaMu

Lalu naikkan saya ke permukaanMu

 

Agar jatuh bangunku tak sia-sia

Agar saya tidak tenggelam dalam kegelapan

Tak terhanyut oleh ombak kebodohan

Kini ku teguhkan dalam jiwa

Tidak tersedia yang tidak bisa saja untuk tiap tiap asa

Implementasi umpama majas antitesis sanggup ditunjukan dalam klausa maupun dalam bentuk puisi seperti terhadap umpama majas antithesis diatas.

Majas antitesis dalam puisi selanjutnya mempunyai tujuan untuk mewakili perasaan penulis yang telah berupaya untuk menggapai cita-cita bersama dengan melacak ilmu setinggi-tingginya.

Hal selanjutnya sanggup dicermati berasal dari kata “jatuh bangun”, “suka duka” yang memperlihatkan suatu arti perjuangan. Berdasarkan hal tersebut, selain untuk mewakili perasaaan, Anda harus memahami dan memahami betul arti majas itu sendiri.

Oleh dikarenakan itu, Anda harus memahami model majas yang sesuai sebelum menggunakannya ke dalam gaya bhs baik ke dalam karya sastra, puisi, cerpen, ataupun pantun.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *