Contoh Majas Repetisi

contoh majas repetisi

contoh majas repetisi – Majas repetisi dan contohnya menjadi topik utama dalam pembahasan artikel kali ini. Sebelumnya, kami udah mengupas beberapa topik tentang majas antara lain macam macam majas, contoh majas hiperbola, contoh majas litotes, contoh majas asosiasi, contoh majas metonimia, contoh majas ironi, contoh majas sinekdoke, contoh majas metafora dan contoh majas personifikasi. Nah saat ini selamat menyimak tentang majas repetisi dan contohnya dalam kalimat. Berikut penjelasannya.

Pengertian Majas Repetisi

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, repetisi berarti pengulangan. Sedangkan majas repetisi adalah gaya bahasa yang gunakan pengulangan kata, frasa, atau klausa yang sama dalam suatu kalimat. Pengulangan kata dalam gaya bahasa ini memiliki tujuan untuk menegaskan hal atau maksud yang hendak disampaikan.

Macam Macam Majas Repetisi

Majas repetisi dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

1. Anafora

Majas anafora adalah majas repetisi bersama pengulangan kata, frasa, atau klausa pada bagian awal suatu kalimat, atau sesudah isyarat koma pada satu kalimat.

Contoh:

Ibuku, kaulah penyemangat dalam hidupku.
Ibuku, kaulah alasanku raih kesuksesan.
Ibuku, apapun bakal saya jalankan untukmu.

Kata yang diulang adalah “ibuku”.

Memberi tak wajib berbentuk materi, memberi dapat berbentuk perhatian ataupun tenaga.
Pesonamu tak lagi seindah pertama kali kita bertemu, pesonamu pudar bersamaan keangkuhanmu, pesonamu hanya sekejap mata.
2. Epistrofa / epifora

Majas epistrofa disebut terhitung sebagai majas epifora. Pengulangan kata, frasa, atau klausa berlangsung pada bagian akhir suatu kalimat.

Contoh:

Biarkanlah saya menghujaninya dengan kata-kata tajam. Karena yang senantiasa ia jalankan ke ibunya adalah mengeluarkan kata-kata tajam.

Frasa “kata-kata tajam” adalah bagian kalimat yang diulang.

Segelas teh kau biarkan. Secangkir kopi kau biarkan. Sepiring nasi kau biarkan. Aku tak memahami tersedia apa bersama kau.
3. Simploke

Majas simploke adalah majas repetisi bersama pengulangan kata, frasa, atau klausa berlangsung pada bagian awal dan bagian akhir suatu kalimat.

Contoh:

Kau bilang ibumu merepotkanmu, aku bilang kau keterlaluan.
Kau bilang ibumu mengganggumu, aku bilang kau keterlaluan.
Aku membawa selusin gelas, tidak tersedia yang pecah.
Aku membawa selusin piring, tidak tersedia yang pecah.
Aku membawa selusin mangkok, tidak tersedia yang pecah.
4. Mesodiplosis

Majas mesodiplosis adalah majas repetisi bersama pengulangan kata, frasa, atau klausa berlangsung pada bagian sedang suatu kalimat.

Contoh:

Keringatmu yang terus mengucur, kakimu yang terus melangkah, bibirmu yang terus berdzikir, semua hanya kau jalankan untukku.

Pada kalimat tersebut, pengulangan berlangsung pada frasa “yang terus”.

Setiap pagi ayah berdzikir, sedang hari juga berdzikir, sore hari tidak pernah lupa untuk berdzikir, dan tidak tidur tanpa berdzikir.

Pengulangan berlangsung pada kata “berdzikir”.

5. Epanalepsis

Majas epanalepsis adalah majas repetisi yang memuat pengulangan kata pertama pada bagian akhir suatu kalimat.

Contoh:

Kita pergunakan peluang yang tersedia untuk menata jaman depan kita.

Kata “kita” tersedia di awal dan akhir paragraf.

6. Anadiplosis

Majas anadiplosis adalah majas repetisi yang memuat pengulangan kata, frasa, atau klausa paling akhir kalimat pertama menjadi kata, frasa, atau klausa dari kalimat berikutnya.

Contoh:

Di dalam rumah tersedia kamar, dalam kamar tersedia almari, dalam almari tersedia tumpukan baju.
7. Epizeukis

Majas epizeukis adalah majas yang memuat pengulangan kata secara berturut-turut dalam sebuah kalimat.

Contoh:

Ketika saya masuk kamar hanya melihat baju yang berantakan, berantakan karena emosiku tadi pagi.

Kata “berantakan” adalah kata yang diulang.

Ibu yang senantiasa mampu meredam amarahku, amarahku terhadap segala hal yang tidak kusukai.

Kata “amarahku” adalah kata yang diulang.

8. Tautotes

Majas tautotes adalah majas bersama pengulangan kata yang berulang-ulang dalam sebuah konstruksi.

Contoh:

Kau memukuli dia, dia memukuli kau, kau dan dia tidak tersedia bedanya.

Contoh Majas Repetisi

Berikut disediakan banyak variasi contoh majas repetisi:

Ibulah yang selalu kubutuhkan, ibulah yang selalu kuinginkan, ibulah yang selalu
Marilah kita cintai produk bangsa, marilah kita cintai keberagaman suku, marilah kita cintai keberagaman bangsa.
Dia terus belajar, belajar, dan belajar demi lulus bersama nilai terbaik.
Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik saya senantiasa berkhayal amarah ibu kepadaku.
Keindahan dunia membuatku terlena, keindahan dunia memalingkan obyek hidupku, keindahan dunia membuat saya menyakiti orang-orang disekitarku.
Dia senantiasa memprotes pekerjaanku, kurang ini lah, kurang itulah, kurang rapi lah, kurang teliti lah, saya tidak puas mendengarnya.
Selama sakit dia senantiasa saja memanggil ibu, ibu, dan ibu dalam tidurnya.
Warga desa membuat keputusan terhitung untuk kepentingan warga desa.
Para peserta aksi senantiasa meneriakkan Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar.
Ayah, ayah, dan ayah saja yang terus muncul di dalam benakku. Aku senantiasa teringat bagaimana saya berteriak kasar kepada beliau.
Ibu guru menghukum Daniel sebab dia terus bermain HP saat pelajaran berlangsung, bermain HP saat diberi pertanyaan, dan bermain HP ketika ujian berlangsung.
Polisi terus menggalakkan razia kelengkapan surat kendaraan bermotot, razia senjata tajam, razia obat-obatan terlarang di tiap-tiap sudut kota.
Andai saja saya tahu perkataanku sangat menyakitkan, perkataanku sangat membekas luka, saya tidak bakal mengeluarkan perkataan tersebut.
Ketika pertemua pertama saya takjub oleh kesopananmu, kesopananmu yang terlampau tulus dari hati.
Tidur, tidur, tidur hanya itu saja kegiatanmu jikalau pulang ke rumah.
Masakan ibu tak ada duanya, sangat, sangat, dan sangat
Aku udah lelah mengingatkanmu, berulang-kali kukatakan jangan melakukan tindakan gegabah, berkali-kali pula kukatakan jangan melakukan tindakan bersama emosi, dan berkali-kali pula kukatakan perbaiki langkah bicaramu ke orang lain.
Harga BBM naik harga pangan melambung tinggi, harga BBM naik para pebisnis meningkatkan harga produksi, harga BBM naik rakyat kecil merana, harga BBM naik mahasiswa merasa jalankan protes.
Aku tidak mendukungnya karena ia sangat arogan, karena ia tidak puas mendengarkan orang lain, dan karena ia suka berbohong.
Hanya di rumah ini saya merasakan kedamaian, hanya di rumah ini saya merasakan ketenangan, dan hanya di rumah ini saya merasakan kasih sayang yang tulus.
Rumah yang kau diami, makanan yang kau makan, baju yang kau pakai, semua adalah hasil kerja keras ayah.
Di dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat. Di dalam jiwa yang sehat ada iman yang kuat.
Salahkah saya jikalau tidak menanyakan kabarmu? Salahkah saya jikalau tidak meneleponmu? Salahkah saya jikalau tidak mencarimu seharian ini?
Aku tak pernah tahu seberapa besar kau mencintaiku, saya tak pernah tahu apakah kau tulus kepadaku, aku tak pernah tahu apa yang saya rasakan terhadapmu.
Ayahlah yang membelikanmu paklaian. Ayahlah yang memberimu makan. Ayahlah yang Ayahlah yang menemanimu mencari pekerjaan. Sekarang kau tambah berkata kasar kepadanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *