Contoh Proposal PKM Kewirausahaan Makanan

contoh proposal pkm kewirausahaan

Contoh Proposal PKM Kewirausahaan – PKM KEWIRAUSAHAAN (PKMK)

Contoh Proposal PKM Kewirausahaan – Budaya masyarakat kita yang konsumtif, termasuk dalan hal makanan kecil memberikan peluang kepada kita untuk menciptakan sebuah usaha kuliner.

Setelah melakukan pengamatan contoh proposal pkm kewirausahaan di lingkungan di mana kami tinggal, maka salah satu usaha kuliner yang berpeluang untuk bisa berkembang di daerah tempat tinggal kami adalah usaha KEBONSANAK (Kerupuk Bonggol pisang anak kreatif).

Bonggol pisang kepok merupakan bahan dasar contoh proposal pkm kewirausahaan untuk pembuatan kerupuk bonsanak ini. Bongol pisang memiliki vitamin yang tinggi dan juga banyak khasiatnya bagi kesehatan tubuh kila.

Sebenamya contoh proposal pkm kewirausahaan ini bukanlah merupakan sebuah usaha yang baru di indonesia, namun dengan adanya keunikan produk yang kita tawarkan ini, maka kita yakin bahwa usaha ini memiliki peluang besar untuk bisa berkembang dengan baik di daerah Jambi.

1. Judul Kegiatan : Sate “JAMPUT”: Sate Jamur Tiram Putih Aneka Rasa
2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( ) PKM-M ( ) PKM-KC

(√ ) PKM-K ( ) PKM-T

1. Ketua Pelaksana Kegiatan

a. Nama Lengkap : Ganda Arief Sujendro

b. NIM : c. Jurusan : Agroteknologi

d. Universitas : Universitas Jember

e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Jalan Kyai Mojo 2 No 40, Kaliwates, Jember f. Alamat e mail :

1. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 3 Orang
2. Asisten Pendamping

a. Nama Lengkap : Wulan Ayu Andarweni S.P.

b. NIM : . Biaya Kegiatan Total

a. Dikti : Rp. 12,799,091.73

b. Sumber lain : –

7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 6 bulan

Jember, 16 April Menyetujui

Ketua Program Studi Agroteknologi Ketua Pelaksana Kegiatan

(Dr. Ir. Hari Purnomo. M.P) (Ganda Arief Sujendro)

NIP. NIM. Pembantu Rektor Bidang Asisten Pendamping

Kemahasiswaan Universitas Jember

(Prof. Dr.H. M. Saleh,SE, M.Sc) (Wulan Ayu Andarweni S.P.)

NIP. NIM. A. JUDUL PROGRAM

“Sate JAMPUT ( Jamur Tiram Putih) Sebagai Jajanan Inovasi dan Kaya Gizi”

B. LATAR BELAKANG MASALAH

Anak muda zaman saat ini tidak lepas dari yang namanya jajanan. Jajanan udah jadi makanan mudah sehari-hari dan udah jadi budaya masyarakat. Jajanan sekarang, umumnya masih belum memenuhi beberapa syarat gizi yang baik. Padahal, menurut Zulaikhah (2005) di dalam jurnal Kandungan Gizi Jamur Tiram dikettahui bahwa jajanan yang baik bisa memberikan asupan energi (22.5%), protein (35,6%), Fe(42,1%), vitamin A (31,3%), dan vitamin C (37,3%).

Ada macam-macam bahan yang bisa diolah sebagai jajanan, antara lain yang berasal dari hewan dan nabati. Sebagian besar jajanan diolah dari bahan hewani, padahal lebih dari satu bahan dari hewani punya kandungan kolestrol (rambak dan cilok), supaya berpengaruh buruk bagi kesehatan. Pengolahan jajanan lebih dari satu besar memakai minyak goreng/digoreng, supaya menaikkan resiko kolestrol tinggi.

Tidak demikian bersama bahan nabati, bahan yang berasal dari nabati hampir tidak tersedia yang punya kandungan kolestrol supaya aman dikonsumsi oleh tubuh. Banyak sekali semisal jajanan yang berbahan baku nabati, layaknya kripik gadung, kripik talas, dan kripik sukun. Jamur crispy terhitung terhitung di dalam jajanan yang berasal dari nabati. Meskipun jamur punyai kadar gizi yang baik (jamur tiram putih), namun kecuali pengolahannya tidak sesuai maka kadar gizi di dalam jamur akan berkurang. Kebanyakan sekarang, penggunaan jamur tiram putih diolah jadi crispy (digoreng), supaya kadar gizi jamur akan menyusut dan terhitung akan menaikkan kolestrol yang berasal dari minyak goreng tersebut.

Masyarakat yang mengonsumsi jajanan dipasaran bisa dikatakan tidak stabil, perihal tersebut gara-gara belum banyaknya inovasi jajanan baru yang sehat, supaya penduduk mulai bosan dan berubah ke makanan berat. Hal inilah yang akan membawa dampak peluang pasar jajanan-jajanan sehat yang berinovasi baru terbuka lebar. Salah satu langkah yang bisa mengalihkan perhatian penduduk adalah membawa dampak jajanan yang punyai kadar gizi tinggi, namun harganya bisa dijangkau penduduk bersama pengolahan dan pengemasan yang sehat.

Komposisi jajanan yang akan di sediakan adalah jamur tiram putih yang dioah jadi sate jamur bersama beraneka macam bumbu layaknya barbeque, bumbu sate asli, balado dan lain-lain. Cara pengolahan dibakar (seperti sate terhadap umumnya) supaya cita rasa dan aroma terjaga dan bebas kolestrol (non minyak goreng) bersama kemasan yang ramah lingkungan (menggunakan daun pisang). Kandungan gizi dan khasiat jamur tiram punyai kadar protein yang tinggi bersama asam amino yang lengkap, terhitung asam amino esensial yang dibutuhkan manusia.Selain itu jamur tiram punya kandungan vitamin B1, B2 dan lebih dari satu garam mineral dari unsur-unsur Ca,P,Fe,Na dan K.Kandungan serat jamur mulai 7,4% sampai 27,6% amat baik bagi pencernaan.

Berdasarkan fakta tersebut jajanan inovasi sate “JAMPUT” yang berharga gizi tinggi dan bebas kolestrol bisa jadi solusi untuk memenuhi kebutuhan gizi penduduk serta terhubung peluang jadi jajanan favorit baru masyarakat, gara-gara masih minimnya product olahan jamur.Oleh gara-gara itu, kami pilih jamur selain sebagai inovasi baru terhitung ingin berperan di dalam memelihara kesegaran banyak penduduk lebih-lebih di kota Jember di dalam bentuk jajanan yang sehat dan bergizi tinggi.

C. PERUMUSAN MASALAH

Permasalahan yang jadi latar belakang proposal ini adalah :

1. Minimnya jajanan sehat dan kaya gizi yang belum memenuhi kebutuhan energi harian.
2. Jamur tiram putih kaya protein nabati dan kalori belum banyak dimanfaatkan sebagai jajanan.
3. Konsep penyajian product yang kreatif dan ramah lingkungan supaya menaikkan selera konsumen.

D. TUJUAN PROGRAM

Program ini bertujuan:

1. Meningkatkan nilai jual jamur tiram putih sebagai pangan sehat dan kaya gizi.
2. Menambah keragaman pangan yang sehat bersama harga terjangkau bagi masyarakat.
3. Meningkatkan keterampilan (softskill) berwirausaha.
4. Membantu asupan energi harian.

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN

Produk yang dihasilkan adalah sate jamur tiram putih. Sate jamur tiram putih yang dibikin menyajikan variasi menu jamur yang sehat, murah, dan kaya gizi. Sate Jamur tiram putih ini diinginkan nantinya bisa dikerjakan oleh mahasiswa dan punyai keuntungan bisnis yang menjanjikan.

F. KEGUNAAN

Kegiatan ini punyai manfaat yang baik diantaranya :

1. Kegiatan ini bisa mengasah keterampilan contoh proposal pkm kewirausahaan mahasiswa.

2. Kegiatan ini melatih kapabilitas bekerja serupa di di dalam tim.

3. Dapat menaikkan sosialisasi bersama penduduk luas

4. Dapat menaikkan manajemen saat dan duit mahasiswa.

5. Dapat menaikkan konsumi penduduk akan jamur tiram.

6. Dapat mengenal sebuah product jajanan Sate Jamur Tiram Putih “JAMPUT”.

G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

Rencana bisnis ini mulanya punyai target yang baik untuk era depan kami. Tujuannya selain ingin mendapat keuntungan dan tambahan duit saku, bisnis ini diinginkan bisa meringankan beban orang tua kami supaya tidak mesti membiayai duit saku, lalu ingin memperbaiki keadaan gizi penduduk di Jember melalui jajanan ini, gara-gara secara manusiawi, penduduk Jember punyai tingkat ketertarikan tinggi akan suatu inovasi jajanan.

1. Product (Produk)

Produk ini merupakan pengembangan dari pengolahan jamur tiram sebagai bahan pangan alternatif. Keunggulan yang dimiliki product ini adalah mengangkat kelebihan jamur sebagai sumber protein nabati serta karbohidrat yang lebih mudah dicerna dan lebih murah. “Sate Jamput” punyai lebih dari satu variasi rasa,yaitu:

a. “Sate Jamput” Original

Jamur tiram yang dibakar bersama bumbu sate original.

b. “Sate Jamput” rasa barbeque

Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu barbeque .

c. “Sate Jamput” rasa balado.

Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu balado.

d. “Sate Jamput” rasa ayam panggang.

Jamur tiram yang dibakar dan diberi bumbu ayam panggang.

2. Price (Harga)

Sate jamur tiram putih ini dijual bersama harga Rp 5000 per porsi. Penentuan harga Rp 5000 per porsi bersama pertimbangan bahwa sasaran utama product satu jamur adalah mahasiswa dan penduduk kalangan menengah ke bawah, supaya harga jual yang tidak amat tinggi akan membantu memperlancar sistem penjualan. Harga tersebut terhitung ditentukan berdasarkan perhitungan bersama biaya memproses Sate Jamput, supaya udah diperhitungkan besarnya nilai keuntungan yang akan diperoleh.

3. Place (Tempat/Lokasi Produksi)

Tempat memproses sate jamput ini di Jalan Kyai Mojo II No.40 bersama pertimbangan bahwa lokasi tersebut strategis dan dekat bersama pasar tradisional, supaya mempermudah di dalam terhubung bahan baku.

4.Promotion (Promosi)

Secara umum, di dalam memasarkan product yang baru, maka sektor promosi merupakan perihal yang amat penting untuk kami perhatikan. Hal-hal yang bisa dikerjakan untuk mempromosikan product kami yaitu:

a. Penyebaran Informasi secara langsung

Penyebaran informasi secara segera dikerjakan oleh group “Sate Jamput” bersama langkah promosi dari mulut ke mulut. Cara promosi demikian dimulai terhadap teman-teman kami. Dengan begitu, diinginkan bisa memberi kejelasan product yang lebih efisien dan setelah itu, diinginkan pembeli akan bisa menyebarkan kelebihan product kami kepada lebih banyak orang.

b. Pemberian Informasi secara tidak langsung

Pemberian informasi secara tidak segera dikerjakan di dalam lebih dari satu bentuk kegiatan, diantaranya penyebaran brosur dan leaflet, penempelan poster, pemasangan spanduk, dan pemasangan banner product “Sate Jamput” akan melukiskan kelebihan product kami di dalam sarana promosi tersebut yang secara otomatis terhitung akan menyertakan nomor telephone untuk memudahkan pembeli yang akan berharap pesanan.

c. Melalui layanan teknologi dan informasi

Semakin berkembangnya teknologi, layanan internet tambah mudah didapatkan. Jadi udah perihal yang lumrah kecuali memakai internet sebagia sarana promosi. Promosi bisa dikerjakan melalui jejaring sosial layaknya facebook dan twitter. Selain itu promosi terhitung bisa dikerjakan melalui blog.

5.People (Orang)

Sate Jamput memakai sumber energi manusia untuk membawa dampak dan memasarkan produknya. Tanpa terdapatnya manusia, Produk Sate Jamput tidak akan bisa dibikin dan dipasarkan. Sate Jamput dibikin dan dipasarkan oleh 4 orang yang seutuhnya merupakan anggota dari pembuatan PKM contoh proposal pkm kewirausahaan ini. Konsumen sebagai pembeli berinteraksi bersama pembuat dan pemasar sate jamput supaya menciptakan keadaan jual beli.

6.Physical Evidence (Bukti Fisik)

Sate Jamput di dalam pemasarannya punyai lebih dari satu ciri-ciri. Ciri tersebut adalah perbedaan di dalam sistem pengemasan yang memakai plastik mika. Daun pisang digunakan untuk susunan di dalam plastik mika untuk memelihara cita rasa dan aroma yang khas.

7.Process (Proses)

Proses pembuatan Sate Jamput dikerjakan secara manual bersama memakai tusuk sate. Penggunaan tusuk sate dipilih gara-gara tusuk sate merupakan bahan yang ekonomis dan bisa dikatakan menarik bagi konsumen. Penggunaan tusuk sate terhitung berdasarkan alasan bahwa terhadap umumnya sate tetap memakai tusuk sate.

H. METODE PELAKSANAAN PROGRAM

1. Pra Produksi

* Hal pertama yang dikerjakan terhadap saat tahap rencana yaitu survey pasar yang dikerjakan sebagai langkah awal di dalam memulai sebuah usaha. Tujuan dilakukannya survei adalah untuk paham keadaan pasar, minat konsumen, dan rencana inovasi lebih lanjut.
* Hal ke dua yang mesti dikerjakan terhadap saat tahap rencana yaitu melakukan studi kelayakan terhadap bisnis yang akan dijalankan. Kegiatan ini dikerjakan untuk paham apakah kegiatan ini punyai prospek yang beruntung dan punyai prospek jangka panjang.

* Persiapan yang mesti dikerjakan adalah meliputi persiapan di dalam penentuan dan penyediaan tempat serta layanan dan prasarana untuk membantu sistem produksi.
* Persiapan dan pengadaan bahan baku serta bumbu-bumbu untuk langkah awal memulai suatu usaha. Persiapan bahan baku yang lengkap akan memudahkan saat sistem memproses seuatu usaha.

* Pembuatan sampel barang dibutuhkan sebagai langkah awal untuk paham kualitas suatu product sebelum akan nantinya dipasarkan di dalam kuantitas besar. Dalam pembuatan tester, perihal yang mesti dikerjakan untk paham cita rasa produk, pengemasan produk, kadar product per sajian serta penampilan produk. Sampel yang udah dibikin lantas dibikin sebagai acuan untuk mengenali selera penduduk dan bisa dijadikan sebagai tolok ukur product yang bagaimana yang sesuai bersama selera masyarakat.

2. Produksi
1. Tahap pelaksanaan kegiatan

* Proses memproses merupakan kegiatan inti dari kegiatan contoh proposal pkm kewirausahaan, kegiatan memproses punyai lebih dari satu tahapan, tahapapn tersebut meliputi persiapan bahan baku, kegiatan pengolahan dan pembuatan produk, pengemasan, dan terhitung pemasaran kepada konsumen
* Salah satu kegiatan memproses adalah pemasaran. Pemasaran merupakan kegiatan yang amat penting gara-gara bersama pemasaran, product yang dihasilkan bisa dipasarkan kepada konsumen. Pemasaran bisa dikatakan sukses dikala terkandung suatu trik pemasaran yang efisien dan menarik konsumen, seandainya melalui mekanisme penentuan segmentasi pasar dan pemasaran melalui media-media sosial yang atraktif dan bisa menarik konsumen. Pemasaran terhitung mesti perhatikan segmentasi pembeli dan segmentasi lokasi pemasaran, kegiatan promosi dan kegiatan perluasan bisnis atau pangsa pasar.
* Promosi dikerjakan bersama target untuk mengenalkan product kepada konsumen. Hal ini dikerjakan bersama membawa dampak pamflet-pamflet yang di design bersama sedemikian rupa dan berisi informasi perihal deskripsi produk, penawaran barang dan harga, langkah pemesanan, potongan harga yang diberikan kepada pelanggan serta perihal lokasi penjualan produk. Sasaran pamflet ini adalah tempat-tempat lazim yang potensial untuk dikunjungi banyak orang, layaknya pasar, alun-alun kota, kantor-kantor pemerintah, lembaga pendidikan, dan terhadap tempat-tempat strategis seandainya di tempat perempatan atau pertigaan jalur raya yang sering dilewati oleh banyak orang.

3. Pasca Produksi

* Tahapan akhir yang dikerjakan adalah kegiatan pelaporan yang berada terhadap tahap pasca produksi. Tahap pelaporan berisikan laporan knowledge kegiatan mulai dari tahap pasca memproses dan tahap memproses bersama durasi saat tertentu. Tahap pelaporan dimaksudkan untuk paham urutan kegiatan bisnis dan keuntungan yang didapat, supaya diperoleh knowledge yang akurat sebagai bahan evaluasi.

4. Manajemen Organisasi

I. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

Kegiatan PKM ini direncanakan terjadi 4 bulan. Rencana program ini tertulis terhadap tabel dibawah ini :

NoKegiatanBulan IBulan IIBulan IIIBulan IV1.Pembelian alat2.Pembelian bahan3.Riset pasar4.Pembuatan kemasan5.Pembuatan gerobakdan banner 6.Produksi,pemasaran, evaluasi, dan konsultaasi 7.Promosi 8.Pembuatan pamphlet 9.Pembuatan laporan 10.Penyerahan laporan

J. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK

A. Ketua dan Anggota Kelompok

1. Biodata Ketua Serta Anggota Kelompok

a) Nama Lengkap : Ganda Arief Sujendro

b) NIM : c) Tempat, tanggal lahir : Jember, 26 Agustus d) Fakultas/Program Studi : Pertanian /Agroteknologi

e) Perguruan Tinggi : Universitas Jember

f) No. Telp : g) Email :

h) Waktu kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Anggota Pelaksana,

Ganda Arief Sujendro . Anggota Pelaksana

a) Nama Lengkap : Fajri Wildana

b) NIM : c) Tempat, tanggal lahir : Jember, 25 September d) Fakultas/Program Studi : Pertanian /Agroteknologi

e) Perguruan Tinggi : Universitas Jember

f) No. Telp : g) Email :

h) Waktu kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Anggota Pelaksana,

Fajri Wildana . Anggota Pelaksana

a) Nama Lengkap : Aries Dwi Setiawan

b) NIM : c) Tempat, tanggal lahir : Banyuwangi, 03 Mei d) Fakultas/Program Studi : Pertanian/ Agroteknologi

e) Perguruan Tinggi : Universitas Jember

f) No. Telp : g) Email :

h) Waktu kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Anggota Pelaksana,

Aries Dwi Setiawan . Anggota Pelaksana

a) Nama Lengkap : Arghya Narendra D.

b) NIM : c) Tempat, tanggal lahir : Banyuwangi, 13 November d) Fakultas/Program Studi : Pertanian /Agroteknologi

e) Perguruan Tinggi : Universitas Jember

f) No. Telp : g) Email :

h) Waktu kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Anggota Pelaksana,

Arghya Narendra D K. NAMA DAN BIODATA ASISTEN PEMBIMBING

a) Nama Lengkap : Wulan Ayu Andarweni

b) NIM : d) Fakultas/Program Studi : Pertanian/Agroteknologi

e) Perguruan Tinggi : Universitas Jember

i) Waktu kegiatan PKM : 6 jam/minggu

Jember, 25 Oktober Asisten Pembimbing,

Wulan Ayu Andarweni S.P.

NIM. L. BIAYA

1. Biaya Tetap (Fix Cost)

HargaJumlahSatuanTotal hargamasa pakai

penyusutan/bulanAlat BakarRp. 565.000,001

BuahRp. 565.000,0036

Rp. 1,230.00TelenanRp. 10.000,003

BuahRp. 30.000,0036

Rp. 149.90 833.33PisauRp. 20.000,003

BuahRp. 60.000,0036

Rp. 125.51 P8,333.33BlenderRp. 175.000,001

BuahRp. 175.000,0036

Rp. 17,233.00GerobakRp. 4.000.000,001

BuahRp. 4.000.000,0036

Rp. 9,722.22BannerRp. 300.000,001

BuahRp. 300.000,006

Rp. 50,000.00Panci besarRp. 33.000,001

BuahRp. 33.000.0036

Rp. 1,250.00Sendok NaumbuRp. 5.000,005

BuahRp. 25.000,0036

Rp. 1,381.1NampanRp. 10.000,003

BuahRp. 30.000,0036

PiringRp. 5.000,005

BuahRp. 25.000,0036

StempelRp. 35.000,001

BuahRp. 35.000,0036

Total investasi

Rp.5,277,500.00Total biaya

penyusutan

Rp. 81,091.73

2. Biaya Variabel (per bulan)

HargaJumlahSatuantotal hargaJamur Tiram PutihRp. 18,000. Kg

Rp. 1,800,000.00

SujenRp. 1,00. Buah

Rp. 300,000.00

KecapRp. 35,000. Botol

Rp. 35,000.00

MentegaRp. 25,000. Kg

Rp. 750,000.00

KacangRp. 16,000. Kg

Rp. 960,000.00

Gula MerahRp. 12,000. Kg

Rp. 360,000.00

Daun PisangRp. 500, Buah

Rp. 50.000,00

Bumbu PerasaRp. 5,000. Kg

Rp. 100,000.00

ArangRp. 2.500, Plastik

Rp. 37.500,00

Tinta stempelRp. 8.000, Buah

Rp. 8.000,00

GaramRp. 500,00 500. Bungkus

Rp. 30,000.00

Sewa lapakRp 600,000. Buah

Rp. 1.200,000.00

TransportasiRp 100,000. PP

Rp. 400,000.00

Kemasan (per bungkus)Rp 2,000. Pcs

Rp. 200,000.00

Dokumentasi * Ø Sewa kamera
* Ø CD Dokumentasi
* Ø Baterai

Rp. 2,000.00

Rp. 6,000.00

Rp. 15,000. hari

buah

buah

Rp. 60,000.00

Rp. 18,000.00

Rp. 150,000.00

Kesekretariatan

* Ø Buku pengeluaran
* Ø Flasdisk
* Ø Pamflet
* Ø Alat tulis kantor
* Ø Rental komputer

Rp. 22,000.00

Rp. 65,000.00

Rp. 150.00

Rp. 55,000.00

Rp. 5,000. buah

buah

lembar

paket

jam

Rp. 22,000.00

Rp. 65,000.00

Rp. 30,000.00

Rp. 275,000.00

Rp. 390,000.00

Total biaya

Rp. 7,440,500.00

Total biaya

Biaya tetapRp. 5,277,500.00Biaya variabel (per bulan)Rp. 7,440,500.00Biaya PenyusutanRp. 81,091.73TotalRp.12,799,091.73TC = PC +VC + biaya penyusutan

= 5,277,500 + 7,440,500 +81,091.73

= Rp. 12,799,091.73

Penentuan harga pokok = TC/Q

= Rp. 12,799,091.73/3000 = Rp. 4,266.36 =Rp.5,000.00

phi = TR-TC

= (3000 x Rp 5,000) – Rp. 12,799,091.73

= Rp. 15,000,000.00 – Rp. 12,799,091.73

= Rp. 2,200,908.27

BEP = Biaya tetap

1- Biaya variabel

hasil penjualan

= Rp. 12,799,091. Rp. 7,440,500

Rp. 15,000,000

= Rp. 12,799,091.73 / 0.504 = Rp. 25,395,021.8

Presentasi BEP = Biaya tetap x 100%

Hasil penjualan – biaya variabel

= Rp. 12,799,091.73 x 100%

Rp. 15,000,000 – Rp. 7,440,500

= 169,3%

Kapasitas BEP = Presentasi BEP x kuantitas memproses untuk 1 bulan

= 169,3% x 3000 = 507,900

Tk Pengembalian modal = keuntungan bersih + penyusutan x 100%

Investasi awal

= Rp. 2,200,908 – Rp. 81,091 x 100%

Rp.12,799,091.73

= 16,56%

Waktu pengembalian modal = 1

Tk. Pengembalian modal

= 1/ 16,56 = 0,0603 = 6 bulan 3 hari

M. LAMPIRAN

– Jamur tiram putih – Kecap

– Garam – Air

– Mentega – Lombok

– Gula merah – Arang kayu

– Kacang goreng – Perasa barbeque

– Perasa balado – Perasa ayam panggang

– Pisau – Daun pisang

– Talenan – Kuas

– Tempat pembakaran – Sendok

– Sujen

– Piring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *