Contoh Skenario Film Pendek Tentang Cinta

Contoh Skenario Film Pendek

Cara Membuat Dialog Film Pendek

Contoh Skenario Film Pendek – Menulis dialog dalam film pendek maupun film panjang tidak tersedia perbedaan yang signifikan.

Perbedaan yang nyata adalah menulis dialog untuk naskah teater amat tidak sama dengan Contoh Skenario Film Pendek. Dalam panggung teater, set hanya berada di satu panggung, meski latar ceritanya dapat saja berpindah-pindah.

Karena keterbatasan ruang panggung, maka kadang waktu tokoh dalam teater kadang waktu kudu mengucapkan beberapa Info tentang setting cerita yang tengah berlangsung.

Misal detik ini sang tokoh tengah tersedia di pantai, adegan seterusnya berganti ke gunung. Sedang di film, kami dapat memotret secara segera areanya.

Di panggung sebenarnya kami dapat menempatkan backdrop gunung, sunga, dan sebagainya. Tetapi perubahan yang kerap dan mendadak, mengakibatkan kru panggung bakal kerepotan. Jadi solusinya adalah Info tentan set itu kudu dijadikan dialog.

Dalam Pembuatan sebuah Contoh Skenario Film Pendek tentu saja butuh sebuah naskah untuk mencangkup semua mengisi dan latar cerita film tsb, untuk mengakibatkan Contoh Skenario Film Pada kesempatan kali ini admind bakal berbagi Pengetahuan kepada kawan dekat tentang sebuah perumpamaan Contoh Skenario Film Pendek, pasti penasarankan, ok segera saja admin membahasnya, Simak baik-baikya sobat:

Contohnya tersedia 2 orang pemuda yang tengah dikejar penjahat.

“Kita kudu segera lari ke pantai.”
“Iya, di sana kami bakal dapat perlindungan.

Maka berlarilah keduanya ke pantai. Setiba di pantai mereka tidak dapat perlindungan.

“Ini kami udah tiba di pantai, tetapi tidak tersedia orang sama sekali. Mungkin di gunung.”

Mereka pun berlari dan tiba di gunung.

“Kita udah di gunung, tetapi tidak tersedia seorang pun yang dapat menolong.”

Nah, keterangan di pantai, di gunung, jadi bagian dari dialog tokoh sebab keterbatasan panggung. Tetapi di Contoh Skenario Film Pendek, dialog semacam itu tidak diperlukan sebab secara visual pirsawan udah diperlihatkan gambar gunung atau pantai.

Masak sementara di gunung dia bakal bilang “kita udah di gunung nih.” Ini jadi lucu sebab biar nggak dikasih sadar pun pirsawan udah tahu.

Lalu bagaimana menulis Contoh Skenario Film Pendek?

Dialog sebagai konflik cerita.

Jika kami menyaksikan Contoh Skenario Film Pendek, lihatlah bagaimana para tokoh berdebat saling membalas argumen satu sama lain. Bagaimana mereka mempertahankan pendapat, bagaimana menyerang pendapat tokoh lain. Dialog-dialog ini adalah langkah menjalin cerita.

Agak tidak sama sebenarnya dengan Contoh Skenario Film Pendek action. Konflik yang terjadi adalah dengan adegan baku hantam, meski pasti tersedia dialog yang jadi pemicu konflik.

Contoh Skenario Film Pendek Dialog dengan mengatakan karakter

Dialog dapat berfaedah untuk mengatakan cii-ciri tokoh. “Ah, cerewet lu!”. “Dasar pemalas lu!”. “Kamu sebenarnya orang yang paling baik yang pernah kutemui.”

Dari dialog pun pirsawan dapat mengenal nama tokoh. “Hei Gita.” Umpanya. “Ada apa, Mas Gagah?”

Dialog mengakibatkan cerita tetap bergulir.

Ya, dialog kudu dapat mengakibatkan cerita tetap bergulir. Bukan berputar-putar di situ atau menerangkan sesuatu yang tidak tersedia hubungannya dengan cerita. Dialog kudu efisien, efektif, dan bernas. Penonton bakal jemu jikalau amat banyak basa-basi. Dialog seperti “Selamat siang.” “Lama tak jumpak, gimana kabar?” “Eh, ngomong-ngomong si Gita tersedia di rumah?”

Langsung aja pada konflik. “Mana Gita? Kenapa dia mengambil alih hapeku?”

Biasanya filmmaker pemula kerap sekali terbujuk memakai basa-basi begini seperti kejadian sebenarnya di kehidupan nyata. Padahal pirsawan nggak kudu itu. Penonton pengenya segera sadar gimana cerita selanjutnya.

Penulisan dialog tokoh pun beragam. Ada dialog langsung, tersedia dialog dalam hati atau voice over (VO) atau, dialog tokoh tetapi nggak nampak orangnya atau Off Screen (OS).

Dialog segera itu adalah pembicaraan para tokoh. Voice over itu adalah nada hati atau membatin. Kalau OS adalah tersedia nada si tokoh, tetapi orangnya nggak nampak di layar.

Contoh Mas Gagah tengah berada dalam kamar mandi lantas tersedia teriakan Gita dari luar kamar mandi.

OS GITA: “Mas Gagah… Keluar kamu… Mana hapeku yang kau ambil. Mas Gagah…!”

Berikut ini tersedia perumpamaan skenario film pendek yang dapat dijadikan perumpamaan penulisan dialog.

Skenario: “KEMATIAN ROMO”

Penulis Skenario: Firman Syah

FADE IN

TITLE

Diangkat dari sebuah Cerpen di Majalah Annida

FADE OUT

FADE IN

TITLE

“KEMATIAN ROMO”

FADE OUT

FADE IN

TITLE

ada yang bakal digadaikan dalam jiwaku: keimanan

FADE OUT

FADE IN

A. EXT. LANGIT – MALAM

CU. Rembulan

VO SENO:

Tentu saja secara naluri pun aku tak sanggup…

DISSOLVE

B. INT. KAMAR SEMEDI – MALAM

CU. Menyan dengan asapnya yang mengebul-ngebul.

VO SENO:

Merobek dan memukul ajakan iblis itu.

DISSOLVE

C. INT. KAMAR SEMEDI – MALAM

CU. Api yang menyala-nyala.

VO SENO:

Sebab Romo amat kuat. gawang jiwanya tidak menyisakan daerah bagi sang kiper.

FADE OUT/IN

Title

maka rembulan pun kemungkinan dapat menangkap pendar gelisah yang muncul pada sepasang mataku

FADE OUT/IN

1. EXT. TAMAN TAK TERAWAT – MALAM

EXTREM CLOSE UP. Mata Seno. Kamera ZOOM OUT TO MCU Seno.

VO SENO :

Bulan yang melankolis, lemparkan sauh pada dermaga, membuat ia tersedia dalam lautan pikirku.

Seno menyaksikan kanan kamera.

OS ROMO:

Kau udah besar Seno.

2. INT. KAMAR ROMO – MALAM

Scene ini dimulai dari CU. ROMO 66 tahun, pakaiannya serba hitam duduk bersila berhadapan dengan anaknya Seno 22 tahun memakai koko dengan muka manis tetapi muncul pahit.

ROMO:

Sudah saatnya warisan itu kuserahkan padamu.

Seno tertuntuk saja tak berani menatap mata bapaknya.

SENO:

Beri aku sementara untuk berpikir Romo…

Romo angkit berdiri jalur ke arah lemari keris sambil menggosok kerisnya.

ROMO:

Baiklah Seno. terasa purnama depan. kau kudu rajin kungkum di kedung kesing tiap malam jumat. puasa patigeni. putihan, menghafal japa mantera…

CU.Keris digosok Romo

CUT TO

3. INT. KAMAR SEMEDI- MALAM

CU. Api menyala-nyala.

SFX

suara nyala api

DISSOLVE

4. INT. KAMAR SEMEDI – MALAM

CU. Menyan dengan asapnya yang mengebul-ngebul.

DISSOLVE

5. EXT. TAMAN YANG TAK TERAWAT – MALAM

Seno duduk di bangku reot, nyaris menangis, sambil menutup hidung dengan ke-2 tangannya.

VO SENO:

Gimana langkah menolak warisan Romo, tanpa menjebakku pada predikat anak durhaka. Aku bukan wali. Tapi bakal kubekali pertempuran itu dengan satu yang kumiliki…

FADE OUT/IN

TITLE

keimanan yang terancam tergadaikan

FADE OUT/IN

6. INT. RUANG TAMU – SIANG

CU. Tangan Romo berhias cincin akik mengelus vas bunga besar.

Wajah Romo tegang. Seno baru masuk rumah, langkahnya terhenti dengan pertanyaan Romo.

ROMO:

Jadi keputusanmu Seno…?

SENO:

Saya tidak dapat Romo.

Brak! Vas bunga besar hancur dilabrak tangan Romo. Wajah Romo memerah.

ROMO:

Jadi kau menginginkan pengetahuan itu musnah?

SENO:

Saya… aku hanya tak mau menduakan Allah dengan perihal syirik semacam itu Romo, aku tak mau diperbudak jin yang pada penciptaannya tunduk pada Adam, aku benar-benar..

Telapak tangan Romo mendarat di pipi Seno. Seno meringis, tersedia darah menetes dari bibirnya.

Ibu Seno di meja makan hanya menangis tersedak sambil memegang erat taplak meja.

ROMO:

Sekali lagi romo bertanya, kau mau warisi pengetahuan Romo?

Seno menggeleng menghindar sakit. Nyeri dalam hati.

SENO:

Demi Allah, walau Romo membunuh saya, aku tetap menolak.

ROMO:

Minggat kau! Minggat!.

Seno menatap ayahnya tidak percaya. perlahan ia berbalik dan muncul tempat tinggal dengan muka tertunduk.

7. INT. RUMAH USTADZ KUNTOWO – SIANG

Seno bermain dengan anak ustad Kuntowo. Kuntowo lantas menyuruh anaknya masuk, sehabis anak itu masuk kamar tidur, muka Seno beralih jadi serius.

SENO:

Apa ayah aku dapat sadar ustad?

KUNTOWO:

Jika Allah berkehendak mengapa tidak?

Kuntowo tersenyum bijak sembari menyerahkan anak bungsu yang digendongnya pada istrinya.

KUNTOWO:

Tetapi secara sunnatullah, sepertinya sulit menginginkan ayahmu berubah. Kesuksesan yang beliau raih, adalah suatu wujud pengabaian Allah, sebab berasal dari sesuatu yang dimurkai. Pada orang semacam itu, Allah menjadikan mereka summum bukmun umyun fahum la yarjiun.

(sembari membuka buku). Atau lebih parahnya khotamallahu ‘ala qulubihim wa ‘ala sam’ihim wa ‘ala abshorihim. Allah mengunci mata hati, pendengaran, dan penglihatannya. Nauzubillah. ya doakan saja, semoga Allah memberi tambahan cahaya-Nya, dan beliau bertaubat.”

Seno termenung. Ia menyaksikan ke arah jendela rumah.

CUT TO

8. EXT. HALAMAN RUMAH USTAD KUNTOWO – SIANG

Ibu Seno jalur tergesa hampiri pintu tempat tinggal Ustadz Kuntowo. Kuntowo membuka pintu rumah.

IBU SENO:

Ustad Kuntowo, Romo…

Terlihat High Angle Ibu Seno berbincang amat benar-benar dengan Ustad Kuntowo, walau muncul bilu-bilur perasaan sedih di wajahnya. Kuntowo masuk rumah.

OS ROMO:

(Teriak) Auugghh…! Ampuuuunnn..!

CUT TO

9. INT. RUMAH ROMO – SIANG

Romo meraung-raung kesakitan di atas dipan. Mengerung-ngerung, mencakar-cakar, sekarat. Sanak keluarga Romo yang mendukung profesi Romo ini udah berkumpul menyaksikan drama sakratul maut yang tengah dihadapi Romo. Beberapa orang menghindar gerakan-gerakan liar Romo.

Seno masuk rumah, pintu ia membuka pelan-pelan. Pintu berderit seperti menginginkan mencekik semua yang hadir. Orang-orang menoleh tak suka kepada Seno. Teriakan Romo pun jadi jadi tambah parah.

Seseorang menghindar langkah Seno yang bergerak ke ayahnya. Tangan orang itu mendarat di dada Seno. Seno menepis. Tiba-tiba tersedia seorang saudara Seno dari pihak Romo berteriak histeris melaju ke arahnya untuk memukul.

ORANG ITU:

Semua sebab kau. kau menyiksa Romo. Puas kowe? Puas?!

Orang itu nyaris melabrak Seno, menguntungkan banyak yang menahannya. Suasana jadi panas dilengkapi jeritan Romo yang kian meninggi.

Segera Seno dengan langkah pasti menuju ruang semedi ayahnya.

CUT TO

10. INT. RUANG SEMEDI ROMO – SIANG

Seno melabrak pintu ruangan itu. Ia temukan sebatang tombak sakti mandraguna. Dilihatnya semua mengisi ruangan. Asap menyan masih tersisa.

Dengan menarik napas panjang, Seno menghantam benda-benda mistis yang tersedia diruangan itu satu satu. Seperti ia ngerasain bener kepingan benda-benda yang hancur lebur itu. Bahwa tahyul udah musnah.

SENO:

Allahu Akbar! Lailaha illallah! (berulang-ulang)

Seseorang berusaha menahannya. tetapi kemampuan Seno udah bangkit.

Benda-benda seperti senjata keris, kain kafan, patung-patung, jimat, dan sebangsanya, hancur.

Takbir tetap mengalun dari bibir Seno walau nyaris tak terdengar. Seno sujud syukur dengan keringat deras basahi tubuhnya. Juga debu-debu dari serpihan benda yang udah kehilangan wujud.

Mendadak nada gerungan Romo menghilang.

11. INT. RUANG TAMU – SIANG

Tubuh Romo kaku menghitam, muka kelam, dan mulut menyeringai.

Sepasang matanya melotot, mengekspresikan suatu kesakitan luar biasa.

semuanya bisu.

SESEORANG:

Romo… udah …meninggal.

CUT TO

12. INT. RUANG SEMEDI – SIANG

Seno masih sujud. ia dengar nada seseorang itu.

SENO:

Innalillahi wainna ilaihi rajiun.

Kamar semedi berantakan.

Pecahan-pecahan benda itu betebaran.

Asap menyan perlahan hilang.

FADE OUT/IN

TITLE

Pertempuran udah kumenangkan, meski dengan hati hancur, sebab yang jadi musuhku adalah Romo

FADE OUT

ROLLING TITLE

Judul Film (sebagai contoh)

Crew
Sutradara : . . . . . . . . . . .
Produser : . . . . . . . . . . .
Cameraman : . . . . . . . . . . .
Editor : . . . . . . . . . . .
Wadrobe : . . . . . . . . . . .

Design Grafis : . . . . . . . . . . .

Segmen :. . . . . . . . . . .
Duration :. . . . . . Menit
Casting:
Nama Peran
. . . . . . . . . . . :Peran utama
. . . . . . . . . . . :Protagonis
. . . . . . . . . . . :Antagonis
. . . . . . . . . . . :Tirtagonis

synopsis

Sinopsis ini di mengisi cocok dengan mengisi cerita skenario sobat, (sebagai Contoh)
Menceritakan tentang seorang remaja yg mana dia jadi peran utama dalam cinta segi tiga, dia bernama Randu, ia mempunyai kekasih yaitu si Mawar , Mawar orng yang berwatak egois dan tiap ke inginan nya kudu di penuhi, dan lama–lama Si Randu terasa kesal dg Mawar karna dia amat egois, Mawar punyai teman yg bernama Melati, lantas Si Randu tertarik dengan Melati
Ok kawan dekat sehabis admin jelaskan mengisi sinopsisnya, sekarang admin memberikan perumpamaan dialognya:

Scane1

Take1

Sa’at Randu tengah mengobrol dg Danu , Mawar dan Melati menghampiri Randu dan Danu,
Mawar :sayng bsk pagi kami ke tempat tinggal makan yh, aku bwa tmen lho
Randu : tetapi bsk pagi aku mau jaln sama Danu
Mawar :ayolah sayng,
Randu :(melihat Danu) gimana nih bro
Danu : sudahlah urusan kami di pending dulu,
Mawar : tuh kan Danu aja ngerti’n kami kok
Randu : tapi…..
Mawar : eits.. ngk tersedia tapi-tapian, oh ia mad bsk km dateng yh jam 9, Mawar termasuk lho
Danu : ok

Scane2

Take1

Ke esokan hari nya
Di tempat tinggal makan Randu tengah duduk dan menanti mereka, beberapa menit lantas Mawar pun mampir dengan teman nya lantas duduk di depan Randu,
Mawar :pagi sayng, udah lama ya nunggu nya
Randu :ia lumayan lh
Mawar : oh ia kenalin nih temen aku
Melati : (mengulurkan tangan) Melati
Randu : (mengulurkan tangan dan memegang lebih lama) Randu
Mawar : ehem.. oh ia sayng Danu kemana\
Randu : kata nya sih masih di jalan, kemungkinan sebntar lagi jga sampai,
Pelayan dateng dan bertanya
Pelayan : mw minum apa mbak
Mawar : es teh aja
Pelayan: ia, makanan nya apa ( sambil mencatat buku)
Mawar : seperti biasa mbak
Pelayan: ok (pergi meninggalkan tempat)
Randu : nah itu dia dh datang
Danu : pagi guys
Randu : pagi
Danu : (menunjuk Melati) siapa dia
Mawar : kenalin nih Melati
Melati :Melati
Danu :Danu

Take2

Pelayan mampir dan mempunyai makanan, dan mereka terasa makan
Pada sa’at mereka tengah asik makan dan tiba-tiba tlvn Danu berdering
Danu : waduh boss nih, eh guys menanti bentar yh (keluar)
Randu :ok
Danu : (sedang menelvon) ia halo boss, oh ia ya sy bakal segera ke sana
Mawar : Melati menanti bentar yah, aku mau ke belakang dulu
Melati : ia

Take3

Randu memandang2 si Melati, dan Melati terasa malu, Randu tidak sengaja keceplosan
Randu : kamu cantik
Melati : maksud nya
Randu : oh ngk
Melati :emm, pertalian kamu sama Mawar udh berapa lama
Randu : tidak cukup lebih 2 tahun
Melati :oh lama termasuk yh
Randu :ia

Take4

Danu masuk
Danu : hey guys gw cabut dluan yh
Randu : cepet bener bro
Danu : ia soal nya tersedia urusan penting
Randu :oh ia udh hati2 bro
Mawar masuk
Mawar : eh tu Danu mw kemana
Randu : gk tau, kata nya tersedia urusan penting
Mawar : oh, ia sayng bsk kami refreshing yuk
Randu : refreshing kemana
Mawar : kemana aja yg mutlak asyik
Randu : (berfikir sejenak) ia sudahlah
Mawar : oh ia Melati bsk km mw turut kami kn
Melati : tapi……
Mawar : udahlah turut aja

Scane3

Take1

Ke esokan harinya
Sesampai di lokasi mereka berpasang-pasangan, dan Melati sendirian dg rasa tidak enak badan
Randu : gimana km suka ngk tmpt nya
Mawar : ia indah sekali tmpt nya (sambil selvie)

Take2

Randu menyaksikan Melati yg tengah sendirian, lantas Randu menghampiri nya
Randu : kamu kenapa
Melati : ngk ayah kok
Randu :ayo gabung bareng kami
Melati :ngk ah, aku ngk mau ganggu kalian
Mawar : saynk ayo sini kami selivie bareng
Randu segera menarik Melati ke tmpt Mawar.
Beberapa jam kemudian, hari terasa sore. Dan Randu menyaksikan Melati seperti nya sakit,
Randu : syng pulang yuk udh jam 3 nih (sambil menyaksikan jam)
Mawar : kok cepet bnr sihhh, ntar aja lh
Randu : km ngk ngliat apa Melati ini lg sakit
Mawar : bodok ah,, (tidak memikirkan si Melati)
Randu : Melati km kenapa
Melati : ngk pp kok ( sambil megang kepala ny)
Randu :ia udah yuk kami pulang aja
Melati : tapi.. gimana dg Mawar..
Randu : udah lh biarin aja
Randu dan Melati munuju pulang, pada sa’at di jln Melati pingsan,

Take3

Setelah di rumah, Melati pun sadar dari pingsan nya
Randu :km ngk pp kn
Melati : ia ngk pp kok (meminum air)
Mawar mampir menghampiri Randu dan Melati
Mawar : eh kok kalian ninggalin aku sih,
Randu : km ngk liat apa Melati sakit
Mawar : eleh paling termasuk pura2, pngen cri ksempatan sm km
Randu : (memberi minum) km hrus istirahat
Melati : terimakasih
Mawar : km kok perhatian sm dia dri pada aku,
Randu :dia ini tengah sakit
Mawar : aku termasuk sakit, nih badan ku pegel2 semua( sambil memegang badan nya)
Randu :kamu tu bner2 egois, km lebih mementingin diri sendiri, bener2 keterlaluan km.
Mawar :oh jadi km ngebela dia
Randu : aku tu bukn ngbelain dia, tpi krna cii-ciri ke egoisan mu itu maka km brfikir seperti itu, seolah2 aku ngebelain dia, padahal tidak sama sekali
Mawar : trusss mw km apa
Randu :aku udah lumayan sabar ngadepin sipat egois km itu, aku tetap berharap km dapat brubah, tetapi nyata nya nihil, kemungkinan aku yg tidak cukup dapat ngerti’n km, jadi lebih baik lumayan sampai disini, carilah orng yg lbh sabr dri aku. Kita putus,
Mawar : km becanda kn, becanda km tu gk lucu tw,
Randu :itulah km, km tidak pernah berasumsi apa yg aku melakukan dan aku ucapkan itu serius, tetapi kali ini aku serius, aku mw kami putus, dan aku mw km trima ketentuan ku ini dan kenyata’an ini
Mawar : (diam sejenak) terserah km lh (pergi)

Take4

Melati : kenapa km melakukan itu
Randu : km tau sebrapa jauh perjuangan ku ke dia, tetapi dia tidak prnh dapat menjunjung itu semua
Melati :aku ngk mau cuman gara2 aku kalian putus,
Randu : sudahlh, semua itu krna ke egoisan nya

Scane4

Take1

Ke eseokan hari nya, Randu dan Melati duduk di bawah pohon, tiba2 Mawar lewat dan menyaksikan mereka berdua, Mawar terasa sakit hati karna Mawar mash memendam perasa’an, tetapi pada akhir nya Mawar pun sadar.

Take2

Mawar : Randu…
Randu :Mawar… tersedia apa.
Mawar :aku sadar apa yg aku melakukan itu semua salah, dan aku mw minta m’f atas ke egoisan ku selama ini,
Melati : ngk pp kok, kudu nya aku yg mnta m’f sm km, mngkin karna Kedatangan ku yg mengakibatkan kalian jdi begini
Mawar : ini semua bukn krna slh mu, ini semua krna cii-ciri ke egoisan ku, ( diam sejenak sambil menyaksikan Randu dan Melati) emmm…. Seperti nya kalian berdua amat cocok jikalau berpacarn..
Melati : maksud km apa han
Mawar : ia gitu lh
Melati : ngk kemungkinan han, aku ngk mw ngecewain km,
Mawar :justru aku kecewa jikalau km menolak nya. Aku suka jikalau menyaksikan mu suka dengan nya.
Melati : tapi….
Mawar : sudahlah, aku ikhlas kok, aku menginginkan studi untuk mlupakan nya, meski pun sangt berat bagi ku. (pergi Meninggalkan mereka sambil menangis)
Melati : Mawar

Take3

Setelah Mawar pergi dan mereka masih berada di bawah pohon, dan akhir nya Randu mengungkap perasa’an nya ke Melati
Randu : Melati, bolehkah sy ngomong sesuatu
Melati : ia, mw ngomong apa
Randu : sebenar nya aku tuh sayng sm km, aku cinta sm km, terserah apa kata mu, yg pnting aku udah mengungkap mengisi hati ku,
Melati : (terdiam dan berfikir atau menghayal apa yg di katakan Mawar)
Randu : apakah km mw mengambil alih posisi Mawar di hati ku (sambil memberi bunga)
Melati : m’f aku ngk bisa
Randu : (merasa sedih)
Melati ngk dapat nolak maksud nya
Randu : hah, km yakin
Melati : ia aku yakin
Randu : yessssss ( terasa senang)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *