Contoh Teks Eksplanasi

contoh teks eksplanasi

contoh teks eksplanasi – Untuk pembahasan kali ini kita dapat beri tambahan ulasan mengenai Contoh Teks Eksplanasi yang dimana didalam perihal ini meliputi misal beserta strukturnya [lengkap], nah agar lebih bisa mengerti dan mengerti lihat ulasan selengkapnya dibawah ini. Teks adalah teks yang menjelaskan perihal proses atau tahapan “mengapa” dan “bagaimana” terjadinya suatu fenomena atau peristiwa yang tentang bersama dengan alam, sosial, ilmiah dan budaya.

Pendapat lain menjelaskan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah suatu paragraf atau teks yang isinya menjelaskan sebuah Info perihal proses terjadinya suatu fenomena, yang dimana baik itu fenomena alam, pengetahuan pengetahuan, maupun kehidupan sosial dan budaya. Jenis teks ini pun sering ditemukan didalam buku-buku sains, geografi dan sejarah.

Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini terdapat beberapa contoh teks eksplanasi, pada lain sebagai berikut:

1. Contoh Teks EKsplanasi Tentang Bencana Alam (Tanah Longsor)

Longsor adalah sebuah peristiwa dimana terjadinya gerakan tanah atau biasa disebut geologi yang terjadi sebab ada pergerakan masa batuan atau tanah bersama dengan berbagai type dan type seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.

Tanah longsor atau amblas secara garis besar bisa terjadi sebab dua faktor yakni faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong merupakan faktor yang merubah kondisi material sendiri, sedang faktor pemicu adalah faktor penyebab bergeraknya material tersebut.

Di Indonesia sendiri peristiwa ini nyaris sering terjadi. Kebanyakan disebabkan oleh gempa agar mobilisasi lempeng bawah tanah agar sebabkan elemen atau lempeng bawah permukaan jadi tergeser agar mengakibatkan pecahan dan terjadinya longsor.

Ada banyak perihal ulang yang bisa sebabkan dan sebabkan terjadinya kelongsoran. Baik itu diakibatkan oleh alam atau sebab ulah manusia itu sendiri, diantaranya Tingginya curah hujan,  jika musim penghujan bersama dengan durasi lama maka dapat terjadi penguapan air di permukaan tanah didalam jumlah besar.

Setelah penguapan maka dapat keluar pori-pori atau rongga tanah, lantas terjadi retakan di permukaan, sementara hujan air dapat menyusup ke anggota yang retak selanjutnya air dapat masuk agar terakumulasi di anggota dasar lereng, selanjutnya mengakibatkan gerakan lateral lantas terjadilah longsor.

Untuk pencegahan terjadinya longsor bisa bersama dengan menggunakan pohon, sebab akar pohon dapat banyak menolong bersama dengan cara menyerap air hujan agar bisa meminimalisir.

Poin diatas merupakan sebagian penyebab terjadinya kelongsoran. Akibat berasal dari bencana ini tentu tidak sedikit kerugian paling gawat adalah korban jiwa, tidak cuman itu kerugian materi seperti kehilangan rumah, tanah, harta benda yang kudu direlakan sebab tetimbun oleh longsoran.

Sangat jarang orang didalam longsor bisa menyelamatkan dirinya sebab sebab kecepatan tanah longsor diperkirakan kecepatannya bisa capai 100 km/jam kecepatan yang mustahil untuk lari bagi manusia tanpa peralatan. Selain itu sehabis perihal pun korban selamat tidak sedikit dapat mengalami trauma yang mendalam.

Jika mendengar suara gemuruh besar di dekat anda maka segeralah lari menuju ketempat atau lokasi dataran stabil. Jangan pergi ke tepi tebing atau jurang curam sebab itu serupa saja seperti bunuh diri.

2. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tsunami

 

Tsunami (tsu= pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah bermakna “ombak besar di pelabuhan”) adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal bersama dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami bisa merambat ke segala arah.

Tsunami bisa terjadi jika terjadi gangguan yang sebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman peristiwa sebagian tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, seandainya disaat meletusnya Gunung Krakatau.

Gerakan vertikal terhadap kerak bumi, bisa sebabkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang sebabkan gangguan kesetimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini sebabkan terjadinya aliran energi air laut, yang disaat hingga di pantai jadi gelombang besar yang sebabkan terjadinya tsunami.

Kecepatan gelombang tsunami bergantung terhadap kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa capai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami capai pantai, kecepatannya dapat jadi tidak cukup lebih 50 km/jam dan energinya sangat menyebabkan kerusakan daerah pantai yang dilaluinya.

Di tengah laut tinggi gelombang tsunami cuma sebagian cm hingga sebagian meter, tetapi sementara capai pantai tinggi gelombangnya bisa capai puluhan meter sebab terjadi penumpukan masa air. Saat capai pantai tsunami dapat merayap masuk daratan jauh berasal dari garis pantai bersama dengan jangkauan capai sebagian ratus meter lebih-lebih bisa sebagian kilometer.

 

Gerakan vertikal ini bisa terjadi terhadap patahan bumi atau sesar. Gempa bumi terhitung banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.

Tanah longsor yang terjadi di dasar laut dan juga runtuhan gunung api terhitung bisa sebabkan gangguan air laut yang bisa membuahkan tsunami. Gempa yang sebabkan gerakan tegak lurus susunan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba agar keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya bersama dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh berasal dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini memadai besar, bisa terjadi megatsunami yang tingginya capai ratusan meter.

3. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Banjir

Banjir merupakan fenomena alam berwujud naiknya air di suatu kawasan agar menutupi permukaan kawasan tersebut. Banjir terhitung bisa dilihat sebagai anggota berasal dari siklus hidrologi yakni anggota air di permukaan bumi yang menuju ke laut.

Melalui siklus hidrologi tersebut kita memandang bahwa banyaknya air di permukaan bumi terbujuk oleh curah hujan dan penyerapan air ke didalam tanah.

Secara alamiah banjir disebabkan oleh terjadinya hujan lokal dan propagasi limpasan berasal dari daerah hulu terhadap satu daerah tangkapan. Secara non ilmiah banjir bisa terjadi sebab ulah manusia.

 

Proses terjadinya banjir secara alamiah itu seperti, turunnya hujan jatuh kepermukaan bumi dan tertahan oleh tumbuh-tumbuhan sehabis itu masuk kepermukaan tanah mengalir ketempat yang lebih rendah sehabis itu terjadi penguapan dan keluar kepermukaan daratan.

Banjir yang terjadi secara almiah bisa jadi bancana bagi manusia seandainya banjir itu perihal manusia dan sebabkan kerugian bagi manusia.

Sedangkan proses terjadinya banjir secara non alamiah sebab ulah manusia seperti,membuang sampah tidak terhadap tempatnya dan sebabkan aliran air tidak lancar agar air tersebut terapung di daerah pembuangannya makin lama makin menguap sehabis itu tinggi dan keluar agar perihal daratan dan sebabkan banjir.

Proses banjir itu bisa terjadi secara alamiah dan sebab ulah manusia. Manusia bisa mengalami kerugian sebab banjir itu sebab mereka tempati tempa tinggal yang secara alamiah merupakan dataran banjir.

Jadi seandainya manusia bertampat tinggal di dataran yg sering terkena banjir bukan banjirlah yg mendatangi manusia tetapi manusialah yang mendatangi banjir.

4. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Sosial Kemiskinan

Kemiskinan adalah tingkat penduduk bersama dengan penghasilan yang rendah. Dengan penghasilan yang rendah penduduk tidak mempu untuk memenuhi keperluan pokok seperti makan, minum, pakaian, daerah berlindung, dan pendidikan.

Biasaya penduduk miskin condong bertempat tinggal dibantaran kali, bawah jembatan, dan tempat-tempat yang justru bukan daerah layak mendirikan bangunan. Terkadang justru mereka membangun daerah tinggal di atas tanah milik negara.

Kemiskinan tidak hnaya jadi fenomena yang terjadi di Indonesia, tetapi terhitung jadi fenomena yang terjadi nyaris di semua dunia. Banyak negara berkembang yang terhitung miliki permasalah yang serupa perihal kemiskinan seperti negara Indonesia.

Banyak faktor terjadinya kemiskinan atau seseorang jadi miskin. Faktor keterbatasan alat kelengkapan pendidikan dan pemenuhan keperluan sehari-hari. Selain itu, seperti bangkrut, musibah, tingkah laku pribadi, perbudakan, dan struktur sosial. Faktor tingkah laku dan struktur sosial yang lebih banyak mendominasi terjadi kemiskinan secara menglobal.

Perilaku manusia yang konsumtif, mementingkan gengsi daripada kebutuhan, dan penggunaan keuangan yang tidak cocok bersama dengan pemasukan yang diterima. Jumlah keluarga terhitung bisa merubah jika pemasukan tidak seimbang bersama dengan keperluan untuk semua keluarga. Faktor struktur sosial lebih mengarah terhadap turun temurun kemiskinan itu sendiri.

Orangtua yang miskin dapat besar barangkali untuk tidak bisa membiayai pendidikan anak-anak mereka agar anak-anak mereka pun dapat susah menjamah pendidikan. Dengan demikian, generasi kebodohan dan kemiskinan dapat ringan saja jadi turun kegenerasi didalam keluara miskin.

Faktor gengsi adalah faktor yang terhitung terhitung ke didalam faktor tingkah laku pribadi. Masyarakat lebih condong mementingkan permintaan daripada keperluan pokok.

Rokok, Hp, busana bermerk, dan jalan-jalan merupakan misal kesenangan sesaat yang bisa menghabiskan duwit yang didapat selama bekerja. Sehingga, duwit yang masuk tidak dapat memadai ulang untuk memenuhi keperluan sehari-hari.

Namun, banyak terhitung yang bisa dijalankan oleh pemerintah dan penduduk untuk menanggulangi fenomena kemiskinan ini. Mulai berasal dari pemerintah menaikan upah minimum pekerja, sedia kan lapangan kerja yang sesuai, beri tambahan pendidikan gratis, sedia kan daerah tinggal bersama dengan harga terjangkau, dan secara pribadi masyarkat diminta untuk bisa berperilaku sewajarnya.

Tidak menghambur-hamburkan uang, melacak pekerjaan yang sesuai, menghilangkan sedikit gengsi bersama dengan menabung, dan bantuan berasal dari penduduk sekitar. Kerja serupa pada penduduk kalangan tengah atau menengah dan kalangan ekonomi atas terhadap penduduk kalangan bawah sangatlah penting.

 

Saling mengingatkan, membantu, tetapi terhitung penduduk bersama dengan ekonomi rendah tidak lah boleh cuma brpangku tangan saja terima smeua bantuan yang diberikan.

Seharusnya, kemiskinan tidak kudu jadi fenomena yang besar di Indonesia maupun dunia. Jika, kita secara pribadi sudi terima dan mensyukuri apa yang kita miliki tanpa memperbandingkan dan ada perasaan isi di dalamnya.

Selain itu, ada kerja serupa pada pemerintah dan penduduk kurang lebih perihal penanggulangan atau memberantas kemiskinan, diharapkan negara kita dapat terbebas berasal dari fenomena kemiskinan yang makin lama makin bertambah.

5. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Benca Alam (Gempa Bumi)

 

Pernyataan Umum :

Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi sebab pergeseran atau pergerakan susunan batu bumi yang berasal berasal dari dasar permukaan bumi.

Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan di daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.

Deretan Penjelasan Sebab Akibat :

Gempa bumi terjadi sebab pergesaran atau gerakan susunan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat bersama dengan efek yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.

Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah agar bisa meratakan bangunan dan mengakibatkan korban jiwa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi bisa digolongkkan jadi dua jenis, yakni gempa vulkanik dan gempa tektonik.

Gempa tektonik terjadi sebab susunan kerak bumi jadi lunak sehinggal mengalami pergeseran atau pergerakan. Teori “Tektonik Plate” menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri berasal dari sebagian susunan buatan.

Sebagian besar daerah susunan kerak ini dapat hanyut dan mengapung dilapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat lambat agar terpecah-pecah dan bertabrakan satu serupa lain.

Itulah yang sebabkan mengapa gempa bumi bisa terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi sebab ada letusan gunung berapi yang sangat besar. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan bersama dengan gempa tektonik.

Interpretasi :

Gempa bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa condong terjadi ditempat-tempat tertentu saja, seperti terhadap perbatasan plat Pacifik. Tempat ini dikenal bersama dengan lingkaran api sebab banyak terdapat gunung berapi.

6. Contoh Teks Eksplanasi Tentang Benca Alam (Gunung Meletus)

Pernyataan Umum :

Gunung meletus merupakan fenomena alam yang terjadi akibat ada endapan magma terhadap perut bumi dan disemburkan oleh gas yang miliki kebolehan tinggi. Letusan gunung berapi merupakan tidak benar satu bencana alam yang sangat dahsyat.

Walaupun begitu, gunung berapi terbentuk oleh letusan yang sangat dahsyatnya itu. Beberapa gunung berapi di Indonesia adalah Gunung Krakatau, Gunung Merapi, Gunung Toba, Gunung Kerinci, Gunung Tambora, dan masih banyak ulang yang lainnya.

Deretan Penjelasan Sebab Akibat :

Hampir semua aktivitas gunung berapi berhubungan bersama dengan zona kegempaan yang aktif sebab berhubungan langsung bersama dengan batas lempeng bumi. Fenomena gunung meletus diawali bersama dengan aktivitas terhadap batas lempeng bumi yang mengalami perubahan tekanan dan suhu yang signifikan.

Sehingga bisa melelehkan material batuan di sekitarnya itu, yang biasa disebut bersama dengan magma atau cairan pijar. Magma dapat mengintrusi material yang berada disekitarnya lewat rekahan-rekahan yang mendekati permukaan bumi.

Magma dibentuk lewat suhu yang sangat panas di didalam perut bumi. Pada kedalaman yang relatif, suhu yang sangat tinggi bisa melelehkan semua material yang ada didalam perut bumi.

Pada sementara material-material ini meleleh maka dapat membuahkan gas yang nantinya dapat bercampur bersama dengan magma tersebut. Magma yang dapat dikeluarkan oleh gunung meletus terbentuk terhadap kedalaman tidak cukup lebih 60 hingga 160 KM dibawah permukaan bumi.

Kemudian magma yang mempunyai kandungan gas, berada dibawah tekanan batu-batuan padat yang terdapat disekitar kawah. Tekanan ini sebabkan magma meletus dan bergerak keluar menuju permukaan bumi.

Gas dan magma ini bersamaan meledak dan membentuk lubang yang biasa disebut bersama dengan lubang utama. Sebagian besar magma dan material vulkanik lainnya lantas menyembur lewat lubang utama ini.

Setelah semburan berhenti, kawah yang menyerupai mangkok ini biasanya terbentuk terhadap anggota puncak gunung berapi. Sementara itu, lubang utama berada di dasar kawah tersebut.

Dampak berasal dari letusan gunung berapi terhadap lingkungan bisa berwujud efek positif dan terhitung efek negatif. Dampak negatif berasal dari letusan gunung berapi adalah berwujud bahaya langsung yang bisa dirasakan oleh manusia dan makhluk hidup yang lainnya.

Seperti awan panas, gas beracun, debu vulkanik, dan jatuhan piroklastik yang keluar berasal dari gunung berapi tersebut. Sedangkan bahaya yang tidak langsung sehabis erupsi berakhir adalah terjadi hujan lahar, kerusakan lahan pertanian dan perkebunan, dan juga ancaman berbagai penyakit seperti penyakit saluran pernapasan.

Adapun efek positif yang bisa dirasakan adalah lahan yang subur, material yang keluar berasal dari perut bumi bisa dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat, energi panas bumi, areal wisata alam, dan sumber energi air.

Interpretasi :

Oleh sebab itu, hingga sementara ini gunung berapi masih jadi sebuah momok yang mengerikan untuk masyarakat. Karena kedahsyatan letusan gunung berapi bisa membelah pulau dan membentuk danau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *