Interaksi Makhluk Hidup

interaksi makhluk hidup

interaksi makhluk hidup – Dalam kehidupan, jalinan makhluk hidup bersama lingkungan tidak mampu dipisahkan lagi. Dan sudah menjadi hukum alam, makhluk hidup memiliki ketergantungan terhadap makhluk hidup lain dan lingkungan beserta seluruh sumber kekuatan alam yang ada.

Biasanya bentuk jalinan makhluk hidup bersama lingkungannya disebut bersama ekosistem. Ekosistem mampu berlangsung dikarenakan jalinan antar makhluk hidup bersama lingkungan saling berinteraksi. Berikut merupakan penjelasan singkat berkenaan jalinan makhluk hidup bersama lingkungan. Mari kami pelajari lebih lanjut.

Interaksi Makhluk Hidup

Komponen biotik merupakan seluruh makhluk hidup yang ada terhadap sebuah ekosistem. Komponen biotik di dalam suatu ekosistem mampu dibedakan menjadi lebih dari satu macam bergantung berasal dari cara meraih makanannya.

Diantaranya adalah produsen atau organisme autotrof, kastemer atau organisme heterotrof, dan pengurai atau dekomposer.

Produsen Atau Organisme Autotrof

Produsen adalah makhluk hidup yang mampu menyebabkan makanannya sendiri. Makhluk hidup yang dimaksud adalah tumbuhan. Tumbuhan mampu menghasilkan makanannya sendiri dikarenakan memiliki 2 hal, yaitu

1.Melakukan fotosintesis

Syarat pertama sebagai produsen adalah mampu laksanakan fotosintesis. Fotosintesis merupakan tumbuhan yang mengolah makanan bersama cara gunakan cahaya matahari, klorofil, dan karbon dioksida

2.Klorofil

Syarat kedua sebagai organisme autotrof adalah memiliki klorofil atau zat hijau daun. Jika suatu mahluk hidup tidak mempunyai klorofil maka dia tidak mampu disebut sebagai produsen.

Konsumen Atau Organisme Heterotrof

Organisme heterotrof adalah organisme yang tidak mampu menyebabkan makanannya sendiri, dan bergantung kepada organisme lain sebagai bahan makanannya. Berikut yang termasuk organisme heterotrof adalah herbivora, karnivora, omnivora.

1.Herbivora

Herbivora adalah makhluk hidup yang sumber makanannya adalah daun dan tumbuhan. Contohnya adalah sapi, kambing, kuda, dan lainnya.

2.Karnivora

Karnivora adalah makhluk hidup yang memakan daging sebagai sumber makanannya. Contohnya adalah macan, singa, ikan hiu dan lainnya.

3.Omnivora

Omnivora adalah makhluk hidup yang memakan daging atau tumbuhan, biasanya sesuaikan makanan utamanya. Contohnya beruang, manusia, babon dan lain-lain

Pengurai Atau Organisme Dekomposer

Organisme dekomposer atau pengurai adalah tubuh renik yang bertugas mengurai jasad organisme. Saat organsme mati, pengurai mengurai untuk dijadikan mineral dan unsur hara. Contohnya adalah bakteri, cacing tanah, jamur, dan lainnya.

Komponen Abiotik

Abiotik adalah arti yang biasanya digunakan untuk menyebut sesuatu yang tidak hidup (benda-benda mati). Yang termasuk komponen abiotik adalah udara, air, cahaya matahari, iklim, kelembaban, keasaman tanah, tipe tanah, dan tetap banyak lagi.

Komponen ini merupakan komponen yang pilih makhluk hidup mana yang mampu bertahan hidup terhadap suatu ekosistem.

Pola Interaksi makhluk hidup bersama lingkungan

Interaksi sebuah ekosistem digolongkan menjadi 5 bagian,

Netral

Netral yang dimaksud adalah jalinan pada 2 makhluk hidup atau lebih yang berinteraksi tapi tidak mengganggu satu mirip lain, tidak ada persaingan atau persaingan dan termasuk di dalam perihal mangsa-memangsa di dalam suatu interaksi. Contohnya adalah Gajah bersama jerapah.

Di sabana yang luas atau di dalam area lingkup yang dilindungi, biasanya gajah dapat bersatu bersama hewan-hewan lainnya, tidak benar satunya adalah jerapah. Interaksi yang berlangsung pada keduanya benar-benar netral, di dalam artian tidak beruntung dan tidak merugikan satu mirip lain.

Meskipun gajah dan jerapah termasuk hewan herbivora, dapat tapi kalau keduanya disatukan di dalam satu lokasi mereka dapat bersahabat. Hal ini berlangsung dikarenakan mereka tidak bersaing di dalam perebutan lokasi dan termasuk makanan. Jadi, jalinan pada keduanya sangatlah damai dan mereka saling berbaur satu mirip lain bersama tidak mengundang kompetisi.

Persaingan (kompetisi)

Kompetisi adalah 2 tipe makhluk hidup yang saling bersaing untuk meraih suatu perihal yang sama. Keinginan untuk meraih makanan sebanyak banyaknya mengundang terjadinya persaingan di dalam sebuah ekosistem.

Kompetisi merupakan bentuk jalinan makhluk hidup bersama lingkungan yang selanjutnya menyebabkan tidak benar satu pihak yang bersaing mengalami kerugian dikarenakan kalah di dalam persaingan.

Predasi

Predasi adalah jalinan pada mangsa dan pemangsa di dalam suatu ekosistem. Sang pemangsa biasa disebut bersama predator. Contohnya adalah singa yang memburu rusa, zebra atau yang lainnya. Singa berfungsi sebagai pengontrol populasi rusa, zebra, atau hewan yang lainnya supaya tidak benar-benar banyak. Sehingga hewan hewan tersebut tidak mengalami ledakan populasi dan tidak mengganggu keseimbangan ekosistem.

Simbiosis

Simbiosis adalah jalinan pada 2 makhluk hidup yang tidak sama dan saling berhubungan. Hubungan ini terbagi menjadi 3, ada yang saling menguntungkan, beruntung satu pihak tapi pihak lain tidak dirugikan, dan beruntung satu pihak tapi pihak lain dirugikan. Simbiosis terbagi menjadi lebih dari satu jenis, di antaranya:

Simbiosis Mutualisme

Simbiosis mutualisme adalah tipe simbiosis pada 2 makhluk hidup yang saling beruntung satu mirip lain. Contohnya adalah jalinan pada kerbau bersama burung jalak.

Burung jalak biasanya hinggap terhadap tubuh kerbau dan meraih makanan berupa kutu yang berada terhadap tubuh kerbau. Sedangkan kerbau mendapat keuntungan dikarenakan kutu terhadap tubuhnya mnjadi berkurang atau bisa saja sampai hilang terhadap tubuh si kerbau.

Simbiosis Komensalisme

Simbiosis Komensalisme adalah tipe simbiosis pada 2 makhluk hidup yang beruntung satu pihak dan pihak lain tidak dirugikan. Contohnya adalah ikan remora bersama bersama ikan pari.

Ikan remora dapat melekat lebih dekat bersama memakai sirip punggungnya yang digunakan sebagai alat penghisap. Jadi kala ikan pari meraih makanan, maka ikan remora termasuk dapat meraih makanan, dapat tapi makanan yang didapat yaitu makanan hasil sisa berasal dari ikan pari tersebut.

Simbiosis Parasitisme

Simbiosis parasitisme adalah tipe simbiosis pada 2 makhluk hidup yang merugikan tidak benar satu pihak, namun pihak yang satu lagi diuntungkan.hal ini berlangsung dikarenakan tidak benar satu makhluk tersebut melakukannya untuk bertahan hidup. Contohnya adalah tikus dan petani.

Dimana tikus meraih makanan berasal dari tumbuhan petani di sawah. Sedangkan para petani mengalami kerugian dikarenakan tanamannya dimakan oleh tikus yang menyebabkan hasil panennya menjadi berkurang.

Antibiosis

Antibiosis adalah jalinan pada makhluk hidup dimana makhluk hidup yang satu mencegah pertumbuhan makhluk hidup lainnya. contohnya adalah jamur penicillium.

Jamur penicillium mencegah pertumbuhan lebih dari satu tipe bakteri supaya tidak mampu berkembang biak di sekitarnya. Jamur ini digunakan manusia sebagai obat antibiotik bersama nama penisilin.

Rantai Makanan

Rantai makanan merupakan sebuah momen makan dan dimakan pada sesama makhluk hidup yang tidak sama tipe bersama urutan-urutan tertentu. Dalam suatu rantai makanan terdapat peran masing masing diantaranya sebagai produsen, konsumen, dan sebagai dekomposer (pengurai).

Setiap rantai makanan berlangsung suatu sistem makan dan dimakan bersama urutan tertentu. Setiap tingkatan berasal dari rantai makanan di dalam ekosistem disebut bersama tingkat trofik.

Tingkat trofik yang pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan makanan sendiri, organisme ini adalah tumbuhan hijau atau mampu disebut termasuk sebagai produsen.

Kemudian organisme yang menempati urutan tingkat tropik yang kedua yaitu kastemer primer (konsumen tingkat I). kastemer tingkat I biasanya ditempati oleh hewan herbivora.

Lalu organisme yang menempati urutan tropik ketiga atau yang biasa disebut kastemer sekunder (konsumen tingkat II), biasanya urutan ini ditempati oleh hewan karnivora. Dan yang paling akhir merupakan tingkat tropik tertinggi disebut bersama kastemer puncak, biasanya ditempati oleh hewan omnivora.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *