Janin Dalam Kandungan

janin dalam kandungan

janin dalam kandungan – Perkembangan janin dalam persentase berlangsung dalam sejumlah tahapan. Untuk memastikan apakah janin berkembang optimal terhadap tiap-tiap tahapnya, maka bunda mesti mengetahui umur kehamilan secara pasti.  Perhitungan umur kehamilan yang biasa dipakai  adalah  umur kehamilan sejak hari pertama menstruasi terakhir yang disebut gestational age.

Berbeda dengan umur konsepsi yang menggambar umur janin yang sebetulnya yakni lamanya saat sejak terjadinya pembuahan, dimana terhadap siklus ovulasi normal, pembuahan berlangsung sekitar 14 hari sehabis hari pertama menstruasi terakhir.  Sehingga umur konsepsi (usia janin) kebanyakan 2 minggu lebih muda disbanding umur kehamilan. Rata rata umur kehamilan adalah 40 minggu sejak hari pertama haid terakhir.

Janin Dalam Kandungan

Pada siklus haid yang tertib dan tidak Mengenakan kontrasepsi hormonal, umur kehamilan sanggup dihitung dari hari pertama haid teakhir. Namun terhadap suasana ibu dengan ahid tidak tertib atau ibu lupa haid terakhir maka penentuan umur kehamilan yang paling akurat adalah dengan pengecekan ultrasonografi (USG) di trimester satu. Sehingga begitu telat haid, dan test pack positif, segera kunjungi dokter persentase bunda untuk memastikan lokasi dan umur kehamilan.janin dalam kandungan

Usia kehamilan dihitung secara tiga bulanan, yang  disebut sebagai trimester kehamilan.

Dengan demikian, diperoleh tiga hitungan trimester kehamilan:

– Trimester pertama: 1-13 minggu

– Trimester kedua: 14-27 minggu

– Trimester ketiga: 28-41 minggu

 

Perkembangan Janin Kehamilan Trimester 1

Dalam trimester pertama, pengecekan kehamilan punya tujuan untuk memastikan letak kehamilan, umur kehamilan, mendeteksi tersedia atau tidaknya kelainan terhadap organ reproduksi dan memastikan apakah tersedia kelainan terhadap pertumbuhan dan pertumbuhan janin di awal. Sehingga pengecekan terhadap trimester pertama sangat direkomendasikan dikerjakan sekurang-kurangnya 1 kali. Jadi bunda sebaiknya jangan menanti mendekati saat melahirkan untuk memeriksakan persentase ke dokter .janin dalam kandungan

Perkembangan janin pada trimester awal adalah sebagai berikut;

-0-2 minggu sejak konsepsi/3-4 minggu dari siklus haid terakhir

Ovum yang sudah dibuahi oleh sperma di tuba fallopi, akan membelah dan membentuk bola-bola sel yang kemudian akan tertanam di dalam Rahim. Bola sel ini kemudian akan membentuk beberapa lapisan dan rongga berisi cairan dan jadi terbentuk yang berisi cairan dan keluar saat saat pengecekan USG. Embrio sudah terbentuk berukuran 0.2 mm.

3-4 minggu post konsepsi/5-6 minggu dari siklus haid terakhir

Embrio yang tadinya lurus berubah menjadi melengkung layaknya huruf C dan jadi pembentukan organ. Mulai terbentuk tabung diseluh panjang embrio yang akan menjadi otak dan tabung saraf (medulla spinalis), jantung jadi terbentuk dan berdenyut.

Baca Juga:  Perkembangan Janin Terhambat, Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegahnya

Struktur sederhana yang akan menjadi mata dan telinga terbentuk serta tonjolan yang akan mejadi bagian gerak atas dan bawah jadi terbentuk. Embrio miliki panjang sekitar 6 mm terhadap langkah ini.

5-6 minggu post konsepsi/7-8 minggu sejak siklus haid terakhir

Setengah dari panjang embrio adalah kepala, gara-gara pertumbuhan ota yang sangat pesat. Empat ruangan jantung jadi terbentuk. Panjang embrio 14 mm. Calon mata dan telinga jadi bermigrasi kea rah kepala.  dikepala. Ginjal jadi terbentuk.

7-8 minggu post konsepsi/9-10 minggu sejak siklus haid terakhir

Panjang embio sekitar 31 mm. Embrio berubah wujud gara-gara jadi terbentuk muka dan embrio menjadi lurus, tonjolan ekor menghilang. Semua organ berarti sudah terbentuk. Mulai terbentuk jari tangan dan kaki.janin dalam kandungan

Mulai terbentuk kelopak mata. Calon rambut jadi terbentuk. Tulang jadi dibentuk dan lengan sanggup ditekuk disiku. Usus terbentuk dan berkembang dnegan cepat

9-10 minggu post konsepsi/11-12 minggu sejak siklus haid terakhir

Pada periode ini embrio disebut fetus. Semua bagian tubuh terbentuk. Janin sudah keluar bergerak saat pengecekan USG, dan ginjal jadi mengolah urin

11-12 minggu post konsepsi/13-14 minggu sejak siklus haid terakhir

Jenis kelamin kadang sanggup terdeteksi. Janin jadi menelan air ketuban. Panjang janin sekitar 86 mm dengan berat janin sekitar 45 gram. Leher sudah keluar jelas.

Karena trimester pertama adalah tahapan pertumbuhan organ, maka hindari penggunaan bermacam macam obat atau tindakan yang sanggup mengganggu pembentukan organ janin atau yang sanggup membuat kecacatan terhadap janin mesti dihindari.

Trimester pertama seringkali disertai dnegan mual muntah terhadap ibu hamil, tetapi nutrisi sangat berperan mutlak sejak awal kehamilan, sehingga konsultasikan dengan dokter akndungan bunda bagaimana mengatasi mual muntah terhadap kehamilan awal dan menjamin asupan nutrisi selamanya terpenuhi.

Perkembangan Janin Kehamilan Trimester 2

Memasuki trimester 2, pemantauan laju pertumbuhan janin menjadi lebih penting, tetapi pemantauan terhadap kelainan susunan janin yang belum tampak di trimester pertama juga selamanya dilakuka terhadap tiap-tiap pemeriksaan.

Jika kehamilan tanpa resiko, sekurang-kurangnya melakukan sekali pengecekan kehamilan dengan dokter persentase bunda terhadap trimester 2. Namun pengecekan berkala akan lebih baik gara-gara sanggup mendeteksi tiap-tiap problem terhadap janin lebih awal.

Perkembangan janin pada trimester 2 adalah sebagai berikut:

13-14 minggu post konsepsi/15-16 minggu sejak haid terakhir

Kepala janin tetap keluar jauh lebih besar, kaki dan tangan terbentuk dan dapar ditekuk dan bergerak bebas. Organ kelamin nyaris terbentuk sempurna. Kuku jadi terbentuk. Wajah terbentuk sempurna. Panjang jani  sekitar 120 mm dengan berat sekitar 110 gram. Kelopak mata tetap menutup

Baca Juga:  Hamil Trimester Awal? Apa Saja Yang Dapat Bunda Lakukan?
15-16 minggu post konsepsi/17-18 minggu sejak haid terakhir

Sebagian besar bunda sudah sanggup merasakan gerakan janin. Sejak umur ini pertumbuhan janin sangt pesat. Kulit janin transparan. Mulut jadi melakukan gerakan mengisap, gerakan mata yang lamat sanggup keluar saat pengecekan USG. Janin sudah bangun dan tidur secara teratur. Berat janin sekitar 200 gram dengan panjang janin 140 mm.

17-18 minggu post konsepsi/19-20 minggu sejak haid terakhir

Rambut halus menutupi tubuh janin. Berat janin sekitar 320 gram dengan panjang sekitar 160mm.

19-20 minggu post konsepsi/21-22 minggu sejak haid terakhir

Alis dan bulu mata jadi terbentuk. Kulit janin jadi merah dan mengkerut.  Janin miliki berat 460 gram dengan panjang 190 mm

21-22 minggu post konsepsi/23-24 minggu sejak haid terakhir

Pertambahan berat janin lebih pesat sejak langkah ini. Gerakan mata yang cepat sanggup keluar saat USG. Denyut jantung janin sanggup terdengar dengan dopler. Berat janin sekitar 630 gram. Paru paru janin

23-24 minggu post konsepsi/25-26 minggu sejak haid terakhir

Janin sanggup menghisap jari atau tangan. Muai berlangsung penumpukan lemak dibawah kulit.janin sudah jadi berespon dengan suara didekat perut ibu. Berat janin sekitar 820 gram dengan panjang 230 mm

 

Perkembangan Janin Kehamilan Trimester 3

Selama trimester ketiga, janin terus bertumbuh, tetapi laju pertumbuhan janin terhadap trimester ketiga lebih bervariasi. Selain potensial growth janin, pertumbuhan janin sangat tergoda oleh segi maternal (nutrisi dan suasana penyerta terhadap ibu) dan lingkungan sekitar janin layaknya aliran darah talipusat dan plasenta sehingga penilaian janin trimester ketiga mesti selamanya komprehensif untuk memastikan pertumbuhan janin yang optimal. Frekuensi dan interval pengecekan trimester ketiga sanggup berbeda antar individu sesuai kebutuhan dan suasana kehamilan.

Adapun pertumbuhan janin pada trimester tiga adalah:

25-26 minggu post konsepsi/27-28 minggu sejak haid terakhir

Paru paru janin terus berkembang dan otak terus tumbuh dan melakukan kegunaan kompleks. Mata janin jadi terbuka sedikit, berat janin sekitar 1000 gram dengan panjang 250 mm

27-28 minggu post konsepsi/29-30 minggu sejak haid terakhir

Otak janin sudah sanggup mengontrol suhu janin dan pernafasan janin secara teratur. Janin sudah sanggup mengenggang sesuatu. Pada fase ini laju pertumbuhan janin sanggup berbeda satu mirip lain. Mata janin sanggup terbuka lebar, sumsum tulang jadi sel darah. Berat janin sekitar 1300 gram dengan panjang 270mm.

Baca Juga:  Hipertensi Dalam Kehamilan
29-30 minggu post konsepsi/31-32 minggu sejak haid terakhir

Semakin banyak lemak tertimbun dibawah kulit, janin makin lama keluar layaknya bayi baru lahir.  Janin jadi cegukan. Berat janin 1700 gram dengan panjang 280 mm

31-32 minggu post konsepsi/33-34 minggu sejak haid terakhir

Paru paru selamanya berkembang .  berat janin sekitar 2100 gram dan panjang 300 mm, tonus otot meningkat

33-34 minggu post konsepsi/35-36  minggu sejak haid terakhir

Paru paru dan otak janin selamanya berkembang. Janin keluar lebih cubby. Rambut yang terbentuk jadi normal. Pada janin laki laki, buah zakar jadi turun ke scrotum. Posisi janin kebanyakan memanjang dengan kepala janin di sebelah bawh untuk persiapan melahirkan. Berat janin sekitar 2500 gram

35-36 minggu post konsepsi/37-38 minggu sejak haid terakhir

Paru paru janin terhadap kebanyakan sudah masak terhadap fase ini. Lanugo hilang. Pada umur ini janin dpat lahir

37-38 minggu post konsepsi/39-40 minggu sejak haid terakhir

Sebagian besar janin lahir diusia ini, disebut sebagai hamil fullterm gara-gara semua organ janin sudah terbentuk dan bermanfaat prima terhadap suasana ibu sehat tanpa penyakit pernyerta.

 

Pengetahuan bunda tentang tahapan pertumbuhan janin sangat mutlak sehinga bunda sanggup menikmati tiap-tiap tahapan tumbuh kembang sikecil dan mengimbuhkan yang paling baik layaknya asuan nutrisi dan lingkungan paling baik sepanjang kehamilan. Seberapa kerap bunda periksa kehamilan? Tergantung suasana dan kebutuhan dan bunda konsultasikan dengan dokter kandungan.

Yang pasti, pengecekan terhadap masalah kehamilan tanpa efek diperlukan sekurang-kurangnya 4 kali, yakni sekali terhadap trimester pertama, satu kali terhadap trimester ke dua dan dua kali terhadap trimester ketiga. Pemeriksaan rutin yang lebih kerap sanggup lebih baik untuk memastikan tumbuh kembang janin selamanya baik sehingga adanya problem pertumbuhan dan pertumbuhan janin lebih awal terdeteksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *