Panik Attack

panik attack

panik attack – Serangan panik atau panic attack merupakan serangan kepanikan atau kekhawatiran yang luar biasa, terjadi tanpa alasan yang jelas, dan membawa dampak reaksi fisik tertentu. Serangan kepanikan ini sanggup sangat menakutkan. Penderitanya sanggup mulai seperti kehilangan kontrol, sedang mengalami serangan jantung, atau lebih-lebih sedang sekarat. Serangan panik sanggup hilang dan sanggup dialami cuma 1-2 kali selama hidup seseorang, namun sanggup termasuk terjadi secara berulang kali.

Pengertian Panik Attack

Serangan ini lebih banyak dialami oleh wanita berusia remaja hingga dewasa dibanding laki-laki, anak-anak, dan lansia. Panic attack yang terjadi berkali-kali disebut panic disorder. Penderitanya dapat mulai kekhawatiran pada serangan kepanikan berikutnya. Panic attack tidak mengancam nyawa, namun merupakan sebuah kondisi medis yang benar-benar yang berdampak pada kualitas hidup penderita. Tapi, dengan penanganan yang tepat kondisi ini sanggup diatasi.panik attack

Pencegahan

Tidak tersedia cara yang tentu untuk menghambat panic attack atau panic disorder. Cari dukungan secepat bisa saja untuk menanggulangi kondisi seperti ini. Penanganan yang lebih cepat dapat menghambat kondisinya berkembang menjadi lebih buruk. Kontrol stres dan amarah dengan cara yang sehat. Beristirahat dan bersantailah tiap-tiap sebagian waktu.

 

Gejala

 

Serangan panik sanggup nampak sesekali saja atau lebih sering. Gejala umumnya nampak secara tiba-tiba dan menggapai puncaknya cuma didalam hitungan menit. Umumnya sebuah serangan panik sanggup terjadi selama 5-20 menit, lebih-lebih satu jam. Penderita cenderung mulai kelelahan setelah serangan ini mereda. Berikut adalah sebagian tanda-tanda yang umumnya menyertai serangan panik:

• Berkeringat secara berlebihan

• Merasakan adanya bahaya atau malapetaka dapat datang

• Merasa cemas kehilangan kendali atau cemas mati

• Gemetaran • Merasa sesak di tenggorokan dan sukar bernapas

• Detak jantung yang cepat dan mulai keras

• Merasakan kilatan hawa dingin atau panas yang menyerupai demam

• Kram perut

• Sakit dada

• Pusing atau pingsan

• Mual

• Mati rasa (kebal) atau geli.

• Merasa lepas dari tubuh dan mulai mengalami kondisi yang tidak nyata Mereka yang pernah mengalami panic attack dapat kekhawatiran hadapi bisa saja terjadi serangan lagi.

Jika panic attack terjadi lebih dari empat kali, kondisinya disebut sebagai panic disorder. Panic disorder rmerupakan kondisi yang sangat serius. Penderitanya sanggup tidak sudi meninggalkan rumah, gara-gara cemas terjadi panic attack dan mulai tidak tersedia area yang aman. Segera cari dukungan medis kecuali serangan panik terjadi gara-gara kondisi ini butuh dukungan pihak lain didalam penanganannya. Serangan panik termasuk mempunyai tanda-tanda yang mirip dengan penyakit lain yang tergolong serius, seperti serangan jantung. Disarankan bagi seseorang yang mengalami tanda-tanda menyerupai serangan jantung untuk meniti pengecekan lebih lanjut di tempat tinggal sakit untuk memastikan penyebabnya.panik attack

Penyebab

Sebagian peneliti menduga bahwa serangan panik merupakan anggota dari respons pertahanan alami tubuh dikala berada di didalam kondisi yang mengancam gara-gara mempunyai bentuk reaksi yang sama. Namun sejauh ini belum tersedia penelitian yang sanggup memastikan perihal penyebab serangan panik, lebih-lebih dikala tidak tersedia penyebab nyata yang membawa dampak serangan tersebut. Beberapa aspek selanjutnya termasuk dikira berperan didalam terjadinya serangan panik yang umumnya dialami oleh umur akhir remaja atau dewasa awal, yaitu:

• Faktor genetik atau yang mempunyai peristiwa serangan panik di didalam keluarga.

• Memiliki peristiwa pelecehan fisik atau seksual semasa kanak-kanak.

• Temperamen yang rentan terpengaruh oleh stres atau emosi negatif.

• Stres berlebihan, apabila akibat kehilangan seseorang yang sangat berarti.

• Peristiwa traumatis, seperti kekerasan seksual atau kecelakaan berat.

• Mengalami perubahan besar di didalam hidup, seperti mempunyai anak lagi tanpa direncanakan atau pengaruh perceraian.

• Perubahan atau ketidakseimbangan zat yang berdampak kepada kegunaan otak.

• Merokok atau konsumsi minuman berkafein secara berlebihan.

Diagnosis

Untuk meraih diagnosis yang tepat dan membedakan tanda-tanda serangan panik dengan gejala-gejala penyakit lain, dokter dapat menyarankan sebagian pengecekan berikut.

• Pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

• Tes darah untuk memeriksa tiroid dan risiko pada kondisi lain.

• Tes elektrokardiogram atau EKG/ECG untuk memeriksa kondisi jantung.

• Evaluasi psikologis untuk mengerti tingkatan gejala, stres, ketakutan, hubungan, dan masalah lain yang sanggup berdampak kepada aspek-aspek kehidupan penderita, termasuk konsumsi zat alkohol atau zat-zat Seseorang yang mengidap masalah panik umumnya mengalami serangkaian serangan panik secara berulang, meski tidak seluruh pengidap serangan panik mempunyai masalah panik. Maka dari itu, dokter termasuk dapat mengecek keberadaan kriteria-kriteria selanjutnya untuk mengerti apakah penderita mengidap masalah panik.

• Serangan panik tidak dipicu oleh penggunaan obat-obatan atau zat lain, kondisi medis, atau kebugaran mental lain, seperti fobia sosial atau masalah obsesif kompulsif (OCD – obsessive compulsive disorder).

• Pengidap mengalami serangan panik yang lebih kerap dan tidak terduga.

• Mengalami serangan panik yang diikuti oleh perasaan kuatir yang terjadi hingga satu bulan pada terjadinya serangan lain serta konsekuensi dari serangan itu, seperti kehilangan kendali atau serangan jantung.

Penanganan

Penanganan panic attack meliputi psikoterapi dan obat-obatan. Dengan perawatan yang berkesinambungan dan efektif panic attack sanggup diatasi. Penderitanya termasuk sanggup lagi melanjutkan kesibukan sehari-hari tanpa gangguan. Psikoterapi adalah terapi yang dianggap efektif untuk mengatasi serangan panik dan masalah panik yang dikenal dengan nama terapi wicara. Bentuk psikoterapi yang diterapkan meliputi terapi perilaku, kognitif, atau paduan keduanya. Bentuk penerapan ini sanggup membantu penderita mengerti bahwa tanda-tanda serangan panik tidaklah berbahaya.

Obat-obatan yang sanggup digunakan cocok dengan resep dokter, antara lain: Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) Obat-obatan golongan antidepresan yang menjadi pilihan pertama untuk pengobatan serangan panik dan masalah panik, antara lain fluoxetine dan sertraline. Obat ini bermanfaat untuk kurangi depresi dan mempunyai risiko pengaruh samping yang kecil. Serotonin & norepinephrine reuptake inhibitors (SNRIs).

Obat-obatan golongan antidepresan lain yang termasuk sanggup digunakan untuk membuat sembuh serangan panik, seperti venlafaxine hydrochloride. Benzodiazepines Golongan obat penenang untuk turunkan kegunaan dan kesibukan saraf pusat yang digunakan didalam jangka pendek, antara lain alprazolam dan clonazepam. Obat ini tidak boleh digunakan didalam jangka panjang, lebih-lebih dengan dosis tinggi, gara-gara sanggup membawa dampak kecanduan dan ketergantungan fisik atau mental.

Butuh selagi sebagian minggu hingga obat-obatan memperlihatkan perubahan pada tanda-tanda yang di awalnya dirasakan. Namun wajib diperhatikan bahwa penggunaan obat-obatan selanjutnya mempunyai pengaruh samping, lebih-lebih kecuali disertai obat lain atau diberikan kepada wanita hamil. Inositol, sebuah suplemen oral, sanggup kurangi frekuensi serangan dengan mengatur serotonin. Walau demikian, obat ini masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memperlihatkan khasiatnya. Seperti halnya kondisi kejiwaan lain, penderita panic attack dan panic disorder butuh dukungan orang-orang terdekat. Bantuan dari lingkungan lebih kurang dapat sangat membantu kelancaran kesibukan sehari-hari mereka.

Harap diingat bahwa cuma terapis berlisensi yang mampu mendiagnosis problem panik. Banyak orang mampu mengalami serangan panik sesekali, dan jika Anda punya satu atau dua serangan ini, tidak tersedia alasan tertentu untuk khawatir. Tidak semua orang yang mengalami serangan panik akan mengembangkan problem panik.

Tetapi jika Anda menderita serangan panik berulang (empat kali atau lebih) di dalam selagi singkat, dan terutama jika Anda udah mengalami serangan panik tapi tetap dibayangi kekuatiran akan episode kambuhan di masa depan, segera memperhitungkan berkonsultasi bersama profesional kesehatan mental yang mengutamakan diri di dalam problem panik atau kekuatiran untuk mendapatkan diagnosis pastinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *