Pengertian Administrasi

pengertian administrasi

pengertian administrasi – Administrasi berasal dari bhs Latin : Ad = intensif danministrare = melayani, membantu, memenuhi. Administrasi merujuk terhadap kesibukan atau usaha untuk membantu, melayani, mengarahkan atau mengatur semua kesibukan di dalam raih suatu tujuan. Administrasi adalah usaha dan kesibukan yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan untuk raih tujuan.

Administrasi dalam makna sempit adalah kesibukan yang meliputi: catatan, surat menyurat, pembukuan ringan, mengetik, agenda, dan sebagainya administrasi teknis. Administrasi dalam makna luas adalah semua proses kerjasama pada dua orang atau lebih untuk raih obyek dengan pakai infrastruktur khusus yang efektif dan efektif.

Pengertian Administrasi Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan pengertian administrasi menurut para ahli :

1. Arthur Grager

Administrasi adalah manfaat komunikasi pelaksanaan dan jasa dari slip organisasi.

2. George Terr

 

administrasi adalah pengendalian, dan pengorganisasian kerja, dan juga menggerakkan mereka yang menerapkannya untuk raih obyek yang ditetapkan.pengertian administrasi

3. (Sondang.P. Siagian, 1973)

Administrasi adalah keseluruhan proses kerjasama pada dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas khusus untuk raih obyek yang sudah ditetapkan.

4. William Leffingwell dan Edwin Robinson

Administrasi adalah cabang dari manajemen yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan kantor yang efisien, kapan dan di mana pekerjaan itu mesti dilakukan.

5. Ulbert

Administrasi dalam makna sempit didefinisikan sebagai persiapan sistematis dan pencatatan data dan Info baik secara internal maupun eksternal untuk obyek menambahkan Info dan membuatnya lebih mudah untuk memulihkan lebih dari satu atau seluruhnya. Sebuah pemahaman sempit administrasi lebih dikenal sebagai Administrasi.

6. Munawardi Reksohadiprowiro

“dalam makna sempit” administrasi berarti pemerintahan, terhitung pengaturan setiap rapi dan sistematis dan juga penentuan fakta dan ditulis dengan obyek beroleh pandangan yang komprehensif dan keterkaitan pada fakta dengan fakta lain.

7. Menurut Wijana

Administrasi adalah “kombinasi dari semua Negara cost rendah dan tinggi menggerakkan pemerintahan dan polisi pelakanaan.

8. Leonard D. White (1958)

Administrasi adalah proses yang umum di semua usaha grup di ke dua perusahaan publik atau swasta.

9. Wiliaw H. Newman (1963)

Administrasi adalah kepemimpinan dan pengawasan grup usaha individu untuk raih obyek bersama.

10. Menurut WH EVANS

Administrasi adalah manfaat yang berkaitan dengan manajemen dan arah semua bagian operasi perusahaan dalam bahan pengolahan informasi, komunikasi, dan memori organisasi.

11. Menurut Simon 1958

Administrasi sebagai kesibukan grup yang mengadakan kerjasama untuk menyelesaikan tugas bersama-sama.

12. FX.Soedjadi 1989

Administrasi adalah kesibukan prosedur usaha kantor (catatan, mengetik, menggandakan, dan sebagainya).pengertian administrasi

13. Menurut Drs. Sutarto (1977) mengatakan

Administrasi adalah segenap kronologis kesibukan penataan terhadap pekerjaan yang dilaksanakan oleh sekelompok orang dalam kerja mirip raih obyek tertentu.

14. Soewarno Handayaningrat

mengatakan“Administrasi secara sempit berasal dari kata Administratie (bahasa Belanda) yakni meliputi kesibukan cata-mencatat, surat-menyurat, pembukuan ringan, keti-mengetik, agenda dan sebagainya yang berupa teknis ketatausahaan”(1988:2).

15. Menurut M/E Dimock Dan G.O Dimock

Administrasi Negara merupakan bagian dari administrasi publik yang memiliki bidang yang lebih luas, yang merupakan belajar perihal bagaimana lembaga – lembaga menjadi dari keluarga untuk percaya bangsa – bangsa disusun, digerakkan dan dikemudikan.

16. Bachsan Mustafa, SH

Administrasi Negara adalah kombinasi dari posisi – posisi yang dibentuk dan diatur bertingkat dipercayakan kepada tubuh – membuat badan hukum – hukum dan badan – badan kehakuman.

17. Wilson 1987

Administrasi sebagai ilmu. Pemikiran perihal kepemimpinan resmi supremasi politik birokrasi yang timbul dari perbedaan pada manfaat politik dan administrasi, dan asumsi perihal superioritas manfaat – manfaat administrasi politik. Klasik slogan yang dulu ditawarkan kala manfaat politik berakhir manfaat administrasi itu mulai, kala akhir politik, administrasi – Wilson 1941.

18. John M. Pfiffer dan Robert V

Administrasi negara adalah proses yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijakan – kebijakan pemerintah, keterampilan bimbingan dan teknik – teknik yang tidak terbatas jumlahnya, menambahkan arah dan obyek untuk coba sejumlah orang.

19. Menurut Prof. Dr. Prajudi Atmosudirdjo

Administrasi Negara melaksanakan manfaat pemberian pemerintah berarti pemerintah (pejabat) tidak sanggup memenuhi tugas – tugas tanpa administrasi Negara.

20. Ordway Tead (1953)

menjelaskan bahwa administrasi adalah usaha yang luas termasuk segala bidang untuk memimpin, mengusahakan, mengatur kesibukan kerjasama manusia yang ditujukan terhadap tujuan-tujuan dan maksud-maksud tertentu.

21. Menurut The Liang Gie

mengatakan “Administrasi secara luas adalah serangkaian kesibukan yang dilaksanakan oleh sekelompok orang dalam suatu kerjasama untuk raih obyek tertentu”(1980:9).

22.menurut Prof. Dr. S Prajudi Atmosudirjo, S.H.

Administrasi adalah proses dan tata kerja yang terdapat terhadap setiap usaha, apakah usaha kenegaraan atau swasta, usaha sipil atau militer, usaha besar atau kecil.pengertian administrasi

23. Menurut Dwight Waldo (1971)

Administrasi adalah suatu bentuk kekuatan usaha manusia yang kooperatif yang mempunyai tingkat rationaliteit yang tinggi.

24. Elix A. Nigro dan Lloyd G. Nigro (1977:18)

Menyimpulkan bahwa administrasi adalah :

1) usaha grup yang berupa kooperatif yang diadakan dalam satu lingkungan publik
2) meliputi semua cabang pemerintahan dan juga merupakan hubungan di antara cabang pemerintahan (eksekutif, yudikatif, dan legislatif).
3) Mempunyai peranan perlu dalam perumusan kebijaksanaan publik (public policy) dan merupakan bagian dari proses politik
4) Amat berbeda dengan administrasi privat
5) Berhubungan erat dengan kelompok-kelompok privat dan individual dalam menambahkan service kepada masyarakat.

25. Menurut Syamsi (1985:10)

“administrasi adalah semua kesibukan dalam setiap usaha kerjasama yang dilaksanakan oleh sekelompok atau lebih orang-orang secara berbarengan dan simultan untuk raih obyek yang sudah ditetapkan”.

26. Menurut Soepardi (1988:7)

“ administrasi adalah keseluruhan proses kegiatan-kegiatan kerja mirip yang dilaksanakan oleh sekelompok atau lebih oarang-orang secara berbarengan dan simultan untuk raih obyek yang sudah ditetapkan.

27. Menurut Drs. Saafroedin Bahar

Admiistrasi ialah semua kegiatan-kegiatan atau proses penyelenggaraan dalam setiap usaha grup kerjasama manusia untuk raih obyek tertentu.

28. Menurut Achmad Ichsan, SH. Dalam Tata Administrasi Kekaryawanan

Administrasi diterjemahkan sebagai tata pelaksanaan dengan keterangan bahwa didalamnya tercangkup pengertian tata dalam makna “organization dan management” terhitung dalam makna tata hukumnya sedang pelaksanaan tunjukkan realisasi dalam melaksanakan tata tersebut.

29. Menurut Stephen Robbins

dikutip oleh Ulbert Silalahi tunjukkan “Administration is the universal process of efficiently getting activities completed with plus through other people” (Administrasi adalah proses yang universal dalam kesibukan pencapaian obyek secara efektif dengan dan melalui orang lain).

30. Menurut Harris Muda Nasution

dalam bukunya “Kursus Pengetahuan Administrasi“, sebagai tersebut :“Dalam makna yang sempit bahkan pengertian sehari-hari, maka Administrasi berarti adalah tata usaha. Tata usaha ialah suatu pekerjaan yang sifatnya mengatur segala sesuatu pekerjaan yang terjalin dengan pekerjaan tulis-menulis, surat-menyurat dan mencatat / membukukan setiap pergantian atau kejadian yang terjadi di dalam organisasi”.

31. Arifin Abdulrachman (1971) menyampaikan pula bahwa,

Administrasi dalam makna tata usaha kegiatannya meliputi penerimaan surat, penyimpanan surat, korespondensi, penduplikasian, penctatan-pencatatan terhadap buku-buku atau kartothik, pokoknya segala macam pekerjaan yang ada hubungannya dengan apa yang dinamakan pekerjaan kertas, bahkan yang meliputi terhitung pekerjaan-pekerjaan penelponan dan penerimaan tamu.

Ciri-ciri Administrasi
Adanya grup manusia yang terdiri atas 2 orang atau lebih.
Adanya kerja sama
Adanya proses/usaha
Adanya bimbingan, kepemimpinan, dan pengawasan
Adanya tujuan

Jenis Administrasi
Administrasi publik
Administrasi lingkungan hidup
Administrasi negara
Administrasi niaga
Administrasi pembangunan
Administrasi kependudukan
Administrasi keuangan
Administrasi pendidikan
Unsur-Unsur Administrasi

Kegiatan yang berupa kerja mirip termasuk bidang yang amat luas di mana saja kerja mirip selalu melekat terhadap kesibukan manusia menurut The Liang Gie yang disebut administrasi adalah ; “Segenap proses penyelenggaraan dalam setiap usaha kerja mirip sekelompok manusia untuk raih obyek tertentu”. Dari defenisi The Liang Gie tersebut kami mendapat tiga unsur administrasi yang terdiri dari:

Kegiatan melibatkan dua orang atau lebih
Kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama
Ada obyek khusus yang hendak dicapai.

Tiga unsur tersebut berkaitan erat satu mirip lain dan terpadu. Jika salah satunya tidak ada maka kesibukan tersebut tidak sanggup disebut sebagai administrasi.

Hubungan Antar Makna dan Defenisi Administrasi

Sekalipun dengan susunan kalimat yang berbeda tetapi semua defenisi tersebut diatas mempunyai inti yang mirip yakni lihat administrasi sebagai suatu tipe kegiatan, kesibukan pekerjaan perbuatan, tindakan ataupun usaha. Tetapi kesibukan yang dilaksanakan tidak hanya satu macam melainkan merupakan suatu kronologis kegiatan.

Jadi, sebenarnya administrasi sanggup dipandang sebagai suatu rangkaian, tetapi terhitung sanggup dipandang sebagai proses pemikiran. Begitu luasnya bidang yang dicakup oleh istilah administrasi, supaya Robert prestus sampai-sampai mengutarakan bahwa cakupan ilmu-ilmu sosial lainnya sebab kerja mirip dalam setiap faktor kehidupan.

Cabang-Cabang Ilmu Administrasi

Secara umum ilmu administrasi dibagi dalam dua cabang besar yakni : adminitrasi negara dan administrasi niaga perbedaan pada dua cabang ilmu ini terletak terhadap fokus pembahasan atau objek studi.

Administrasi Negara

Administrasi negara  mempunyai banyak sekali definisi, yang secara umum sanggup dibagi dalam dua kategori. Pertama, definisi yang lihat administrasi negara hanya dalam lingkungan lembaga eksekutif saja. Dan kedua, definisi yang lihat cakupan administrasi negara meliputi semua cabang pemerintahan dan hal-hal yang berkaitan dengan publik.

Terdapat hubungan interaktif pada administrasi negara dengan lingkungan sosialnya. Di pada beraneka unsur lingkungan sosial, unsur budaya merupakan unsur yang paling banyak merubah penampilan (performance) administrasi negara.

Sejarah Pertumbuhan Administrasi Negara

Dari gambaran di atas sanggup disimpulkan, bahwa terdapat tali histori yang merakit perkembangan administrasi negara. Apa yang dicapai dan diberikan oleh administrasi negara sekarang, tidak lepas dari upaya-upaya yang tidak kenal penat yang sudah dilaksanakan oleh para peletak basic dan pembentuk administrasi yang dahulu. Administrasi modern penuh dengan usaha untuk lebih menekan jabatan publik supaya mempersembahkan segala kegiatannya untuk mewujudkan kemak-muran dan melayani keperluan umum. Karena itu, administrasi negara tidak dipandang sebagai administrasi “of the public”, tetapi sebaliknya adalah administrasi “for the public”.

Ide ini sebenarnya bukanlah baru. Orientasi semacam ini sudah dicanangkan dengan mengetahui dalam ajaran Confusius dan dalam “Pidato Pemakaman” Pericles, bahkan dalam kehidupan bangsa Mesir kuno. Bukti – bukti histori dengan mengetahui tunjukkan upaya-upaya yang sistematis, yang dikobarkan oleh tokoh-tokoh layaknya Cicero dan Casiodorus. Selama abad ke-16 – 18 tonggak kemapanan admi-nistrasi negara Jerman dan Austria sudah dipancangkan oleh kaum Kameralis yang lihat administrasi sebagai teknologi. Administrasi negara terhitung beroleh perhatian perlu di Amerika, terlebih sesudah negara ini merdeka.

Apa yang dikemukakan oleh Cicero dalam De Officiis misalnya, sanggup ditemukan dalam kode etik publik dari kerajaan-kerajaan lama. Hal yang umum terlihat di pada mereka adalah ada harapan supaya administrasi negara melaksanakan kesibukan demi keperluan umum dan selalu mengembangkan kemakmuran rakyat. Dengan kata lain, administrasi negara tidak selayaknya mengeruk kantong kantornya (korupsi) demi keperluan dirinya sendiri

Pendekatan Administrasi Negara Modern

Perkembangan evolusioner administrasi negara diuraikan melalui pendekatan tradisional, pendekatan perilaku, pendekatan pembuatan ketentuan (desisional) dan pendekatan ekologis. Secara khusus, pendekatan tradisional mengutarakan perihal pengaruh ilmu politik, sebagai induk administrasi negara, pendekatan rasional dalam administrasi dan pengaruh Gerakan Manajemen Ilmiah terhadap perkembangan administrasi negara.

Di pada empat pendekatan yang diajukan, tidak ada satu pun pendekatan yang lebih unggul daripada pendekatan-pendekatan yang lain, sebab setiap pendekatan berjaya terhadap sesuatu masa, di samping kesadaran bahwa setiap pendekatan mempunyai berlebihan dan kekurangan.

Karena administrasi mempunyai kandungan beraneka macam disiplin, supaya cara pendekatan dan metodologi dalam administrasi terhitung beraneka ragam, maka administrasi negara merupakan bidang kajian yang dinamis. Selanjutnya sulit untuk secara khusus  menerapkan satu-satunya pendekatan paling baik terhadap faktor administrasi tertentu. Kiranya lebih berfaedah untuk mempergunakan keempat cara pendekatan tersebut cocok dengan aksentuasi dari sesuatu tanda-tanda yang diamati.

Pengaruh politik terhadap administrasi negara selalu besar, tidak acuhkan kapan pun masanya. Hal ini disebabkan oleh ada tanda-tanda di semua negara yang tunjukkan bahwa setiap pemerintah disusun di atas tiga cabang pemerintahan (legislatif, eksekutif, dan yudikatif).

Hubungan konsisten menerus administrasi dengan politik mencerminkan keberlanjutan hubungan pada lembaga eksekutif dengan lembaga legislatif, sebagaimana dicerminkan dalam dua bagian pemerintahan, yakni bagian politik dan bagian administrasi. Jika bagian pertama merupakan bagian perumusan kebijakan, maka bagian ke dua merupakan bagian implementasi kebijakan yang sudah ditetapkan dalam bagian pertama.

Pentingnya belajar administrasi negara

Administrasi negara mempunyai banyak definisi yang berbeda satu mirip lain, cocok dengan cakupan dan pusat perhatian. Sekalipun demikian, jika administrasi negara dibandingkan dengan organisasi sosial yang lain, maka langsung terungkap bahwa administrasi negara mempunyai hal-hal yang berupa khusus yang tidak dimiliki oleh organisasi-organisasi lainnya. Caiden (1982) tunjukkan tujuh kekhususan administrasi negara, yaitu

Kehadiran administrasi negara tidak sanggup dihindari.
Administrasi Negara menghendaki kepatuhan.
Administrasi Negara mempunyai prioritas.
Administrasi Negara mempunyai kekecualian.
Manajemen puncak Administrasi Negara adalah politik.
Penampilan Administrasi Negara sulit diukur
Lebih banyak harapan yang di letakkan terhadap Administrasi Negara

Identifikasi Administrasi Negara
Identifikasi terhadap administrasi negara, menurut pandapat Gerald E. Caiden, sanggup ditempuh melalui lima cara berikut:
Identifikasi administrasi pemerintahan.
b. Identifikasi organisasi publik.
c. Identifikasi orientasi sikap administrasi.
d. Identifikasi proses yang berupa khusus.
e. Identifikasi faktor public

 

Administrasi negara tidak sanggup diidentifikasikan hanya atas basic salah satu dari ke empat indikator tersebut : administrasi pemerintahan, organisasi publik, sikap administrasi dan proses yang berupa khusus.

Lima identifikasi mempunyai kandungan unsur yang berupa umum, yakni : administrasi negara tunjukkan kesibukan komunal yang diorganisasikan secara publik, dalam saran politik, dan beroperasi berdasarkan kaidah-kaidah publik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *