Pengertian Seni Rupa

pengertian seni rupa

pengertian seni rupa – Dalam perihal ini Seni rupa merupakan sebuah cabang seni yang mengapresiasikan pengalaman artistik manusia ke dalam sebuah wujud yang dapat diraba oleh tangan dan ditangkap oleh mata dan dapat dinikmati dalam jangka pas yang lama atau berulang-ulang.

Seni rupa yakni realisasi imajinasi seseorang yang tanpa batasan sehingga tak dapat kehabisan inspirasi dan dapat konsisten berimajinasi. Seni rupa atau seni yang kelihatan ialah satu wujud kesenian visual atau kelihatan ada yang tidak cuma oleh indra penglihatan, dapat namun juga dapat oleh indra peraba. Secara Umum Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni bersama sarana yang dapat ditangkap mata dan dirasakan bersama rabaan.

Pengertian Seni Rupa Menurut Para Ahli

Berikut Ini Merupakan Pengertian Seni Rupa Menurut Para Ahli.

Drs. Sudarmadji (Dosen Seni Rupa)

Kumpulan perwujudan batiniyah serta pengalaman estetik yang diwujudkan melalui sarana bidang , garis, warna, tekstur, volume, serta adanya komposisi gelap terang.

Jim Supangkat (Seniman)

 

Seni yang melibatkan sistem pembuatan yang beri tambahan kepuasan, gugahan estetis melalui serapan indera rupa. Meliputi, ungkapan ekspresi (seni murni), dan, gubahan rupa barang fungsional (desain dan kriya).

Prof. Drs. Suwaji Bastomi (Budayawan)

Aktifitas batiniyah yang didasari pengalaman estetis yang tewujud dalam wujud yang indah.

Prinsip-Prinsip Seni Rupa

Untuk perihal demikianlah ini terkandung sebagian komitmen dalam menyusun komposisi suatu wujud karya seni rupa yaitu:

Kesatuan “Unity”

Kesatuan ialah pertautan bagian-bagian dalam sebuah karya seni rupa, kesatuan merupakan komitmen yang utama di mana unsur-unsur seni rupa saling menunjang satu serupa lain dalam membentuk komposisi yang bagus dan serasi.pengertian seni rupa

Untuk menyusun satu kesatuan tiap tiap unsur tidak mesti serupa dan seragam, namun unsur-unsur dapat berlainan atau begitu banyak ragam sehingga menjadi sebuah susunan yang mempunyai kesatuan.

Keselarasan “Harmony”

Keselarasan ialah interaksi kedekatan unsur-unsur yang berlainan baik wujud maupun warna untuk menciptakan keselarasan.

Penekanan “Kontras”

Penekanan merupakan kesan yang diperoleh gara-gara adanya dua unsur yang berlawanan, perbedaan yang mencolok terhadap warna, wujud dan ukuran dapat beri tambahan kesan yang tidak menoton.

Irama “rhytm”

Irama merupakan pengulangan satu atau sebagian unsur secara teratur dan terus-menerus, susunan atau perulangan berasal dari unsur-unsur rupa yang diatur, berwujud susunan garis, susunan wujud atau susunan variasi warna.

Perulangan unsur yang wujud dan peletakannya serupa dapat jadi statis, sedangkan susunan yang ditempatkan begitu banyak ragam terhadap ukuran, warna, tekstur dan jarak dapat mendapatkan susunan bersama irama yang harmonis.

Gradasi

Gradasi merupakan penyusunan warna berdasar ketingkat perpaduan beragam warna secara berangsur-angsur.

Proporsi

Proporsi atau kesebandingan yakni memperbandingkan bagian-bagian satu bersama anggota lainnya secara keseluruhan, jika memperbandingkan ukuran tubuh bersama kepala, ukuran objek bersama ukuran latar dan kesesuaian ukuran objek satu bersama objek lainnya yang dekat maupun yang jauh letaknya.

Komposisi

Komposisi ialah menyusun unsur-unsur rupa bersama mengorganisasikannya menjadi susunan yang bagus, teratur dan serasi.

Keseimbangan “Balance”

Keseimbangan merupakan kesan yang didapat berasal dari suatu susunan yang diatur sedemikian rupa sehingga terkandung daya tarik yang serupa terhadap tiap-tiap sisi susunan.

Tujuan Seni Rupa

Untuk memenuhi keperluan manusia baik lahir maupun batin. Sebuah unsur budaya dapat tetap terpelihara keberadaannya kecuali unsur budaya berikut masih berfungsi dalam kehidupan sosial. Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat merasakan betapa kita sangat butuh fasilitas berekspresi dalam menikmati keindahan bentuk.

Ekspresi pribadi ; ungkapan emosional terdalam yang diwujudkan dalam simbolisasi rupa.
Aktualisasi diri ; usaha untuk membangun eksistensi spesial melalui ungkapan estetis.

Eksperimentasi ; usaha pencarian dan percobaan memproses beragam unsur rupa bersama beragam sarana untuk mendapatkan orisinalitas karya estetis.
Pembaruan nilai keindahan ; usaha kreatif untuk menciptakan hal-hal baru dalam berungkap seni.

Objek ekonomi ; penciptaan karya seni yang seiring bersama selera penduduk atau pemesan, untuk alasan perdagangan, galeri lelang, aset kekayaan, maupun peningkatan nilai ekonomi.

Rekaman peristiwa ; sistem penciptaan karya seni untuk merekam suatu moment spesifik yang menyentuh dan bermakna.
Alat komunikasi ; usaha untuk membangun beragam inspirasi atau imajinasi seniman sehingga dapat dimengerti oleh penduduk penikmatnya.

Terapi kejiwaan ; pengayaan jiwa bagi seniman maupun penikmatnya sehingga mendapatkan ketenangan, hiburan, pelampiasan, maupun penyehatan rohani.

Perluasan wacana ; untuk menaikkan apresiasimasyarakat sehingga mendapatkan pengalaman baru dalam dalam mengamati karya seni itu.
Politik ; sebagai alat pendukung kampanye, dan propaganda ideologi politik tertentu.

Fungsi Seni Rupa

Berikut Ini Merupakan Fungsi Seni Rupa.

Fungsi Individual
Fungsi fisik, dipenuhi melalui seni pakai
Funsi emosional, dipenuhi melalui seni murni

Fungsi Sosial
Hiburan
Alat komunikasi
Pendidikan
Keagamaan
Unsur – Unsur Seni Rupa

Berikut Ini Merupakan Unsur – Unsur Seni Rupa.

Titik

Titik adalah unsur seni rupa yang paling dasar. Titik dapat melahirkan suatu wujud berasal dari ide-ide atau inspirasi yang sesudah itu dapat melahirkan garis, bentuk, atau bidang. Teknik lukisan yang pakai kombinasi beragam variasi ukuran dan warna titik dikenal bersama sebutan Pointilisme.

Garis

Menurut jenisnya, garis dapat dibedakan menjadi garis lurus, lengkung, panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus-putus, patah-patah, spiral dan Iain-Iain. Kesan yang ditimbulkan berasal dari macam-macam garis dapat berbeda-beda, jika garis lurus berkesan tegak dan keras, garis lengkung berkesan lembut dan lentur, garis patah-patah berkesan kaku, dan garis spiral berkesan lentur. Sedangkan menurut wujudnya garis dapat dibedakan menjadi:

a. Garis nyata, merupakan garis yang dihasilkan berasal dari coretan atau goresan lengkung.
b. Garis semu, merupakan garis yang muncul gara-gara adanya kesan balans terhadap bidang, warna atau ruang.

Bidang

Bidang merupakan pengembangan garis yang menghambat suatu wujud sehingga membentuk bidang yang melingkupi berasal dari sebagian sisi. Bidang mempunyai sisi panjang dan lebar, serta mempunyai ukuran.

Bentuk

Bentuk juga dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu:
Bentuk geometris merupakan wujud yang terkandung terhadap ilmu ukur meliputi:

1. Bentuk kubistis, contohnya kubus dan balok.
2. Bentuk silindris, contohnya tabung, kerucut, dan bola.
b. Bentuk nongeometris

Bentuk nongeometris berwujud wujud yang meniru wujud alam, jika manusia, tumbuhan, dan hewan.

Ruang

Ruang dapat digolongkan menjadi dua, yaitu: area dalam wujud nyata, jika ruangan terhadap kamar, ruangan terhadap patung. area dalam wujud idaman (ilusi), jika ruangan yang terkesan berasal dari sebuah lukisan.

Warna

Kesan yang timbul oleh pantulan cahaya terhadap mata disebut warna. Warna dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu:

Warna pokok atau primer, yakni warna yang tidak berasal berasal dari warna apapun, meliputi warna merah,kuning, dan biru.
b. Warna sekunder merupakan campuran berasal dari warna primer.

Contoh:
merah + kuning : jingga
biru + kuning : hijau
merah + biru : ungu

c. Warna tersier merupakan hasil campuran pada warna primer dan warna sekunder.

Contoh:
kuning + hijau : kuning kehijau-hijauan
biru + ungu : ungu kebiruan
jingga + merah : jingga kemerahan
Selain jenis-jenis warna di atas terkandung pula warna netral, yakni warna putih dan hitam.

Tekstur

Tekstur adalah pembawaan dan kondisi suatu permukaan bidang atau permukaan benda terhadap sebuah karya seni rupa. Setiap benda mempunyai pembawaan permukaan yang berbeda.

Tekstur dibedakan menjadi tekstur nyata dan tekstur semu.Tekstur nyata adalah nilai raba yang serupa pada penglihatan dan rabaan. Sedangkan tekstur semu adalah kesan yang berlainan pada penglihatan dan perabaan.

Gelap Terang

Suatu objek dapat mempunyai intensitas cahaya yang berlainan terhadap tiap tiap bagiannya. Demikian pula terhadap karya seni rupa. Seperti lukisan pemandangan alam. Adanya perbedaan intensitas cahaya dapat mengundang kesan mendalam.

 

Bentuk Seni Rupa

Berikut Ini Merupakan Bentuk Seni Rupa.

Seni Rupa Murni

adalah seni rupa yang mengarah para karya yang anya untuk obyek pemuasanekspresi spesial atau keperluan batin. Misalnya seni lukis, seni patung, kriya hias.

Seni Rupa Terapan

adalah karya seni rupa yang mempunyai faedah ganda yakni tak sekedar untuk pemenuhan keperluan batin juga untuk pemenuhan keperluan sehari-hari sesuai kegunaannya.Misalnya meja, kursi, pakaian dan perlengkapan rumah tangga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *